Breaking News:

Dirjen Dikti Respons Sengketa ITM Medan

Dirjen Dikti Ultimatum ITM Medan, Selesaikan Dualisme Kampus Tempo 6 Bulan atau Ditutup!

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI memberi ultimatum kepada Institut Teknologi Medan (ITM).

T R IBUN-MEDAN.com/Victory Arrival
Kondisi terkini kampus Institut Teknologi Medan (ITM) di Jalan Gedung Arca, Medan 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI memberi ultimatum kepada Institut Teknologi Medan (ITM).

Jika dalam tempo 6 bulan tidak menyelesaikan dualisme kampus, Dirjen Dikti akan mencabut izin ITM.

Pencabutan ini dijelaskan dalam poin ke-6 dalam surat yang tertuju kepada Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Dwiwarna dan Rektor ITM dengan nomor 816/E.E3/WS/2020 pada 26 Agustus 2020 perihal Sanksi Administratif Berat.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Dian Armanto juga menjelaskan bahwa apabila dalam 6 bulan tak terselesaikan maka akan ditutup.

"Jika tidak ada kemajuan perbaikan penyelesaian masalahnya, maka penutupan itulah yang terjadi. Sanksi berat tersebut diberikan oleh Dikti berdasarkan Peremendikbud 7 Tahun 2020," tuturnya saat dikonfirmasi Tribun-Medan.com, Rabu (16/9/2020).

Dian mengungkapkan bahwa LLDikti Wilayah I Sumatera bersedia memfasilitasi mahasiswa jika ingin pindah kampus.

“Untuk mahasiswanya silakan memilih tempat pindah, akan kita fasilitas. Kalau dibutuhkan surat pindah kita juga berhak mengeluarkan itu, selagi mahasiswanya terdaftar di data,” ungkapnya.

Ia juga meminta agar agar sengketa internal kampus dapat segera diselesaikan dengan asas kesadaran akademik dan empati yang tinggi dari kedua pihak yang bersengketa.

“Keterbukaan dan kesadaran bahwa kepentingan mahasiswa harus didahulukan. Mahasiswa tidak boleh dirugikan, untuk itu dibutuhkan kesadaran akademik dan empati yang tinggi dari yayasan dan para pimpinan akademik dari kedua kubu,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved