Breaking News:

Dirjen Dikti Respons Sengketa ITM Medan

ITM Dilarang Terima Mahasiswa Baru dan Gelar Wisuda, LLDikti Sumut Siap Fasilitasi Mahasiswa Pindah

Keterbukaan dan kesadaran bahwa kepentingan mahasiswa harus didahulukan. Mahasiswa tidak boleh dirugikan

T R IBUN-MEDAN.com/Victory Arrival
Kondisi terkini kampus Institut Teknologi Medan (ITM) di Jalan Gedung Arca, Medan 

Laporan Wartawan T r ibun-Medan.com, Victory Arrival Hutauruk

T R IBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terkait sanksi berat yang diterima Institut Teknologi Medan (ITM), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera bersedia memfasilitasi mahasiswa ingin pindah.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Dian Armanto mengungkapkan apabila selama 6 bulan ke depan pihak Yayasan Dwi Warna tidak melakukan perbaikan maka izin penyelenggaraannya kampus ITM akan dicabut.

Cara Mendapat Paket Internet Murah Telkomsel, Pengguna Kartu As dan SimPATI

“Untuk mahasiswanya silahkan memilih tempat pindah, akan kita fasilitasi, kalau dibutuhkan surat pindah kita juga berhak mengeluarkan itu, selagi mahasiswanya terdaftar di data,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2020).  

Ia juga meminta agar agar sengketa di dalam internal kampus dapat segera diselesaikan dengan asas kesadaran akademik dan empati yang tinggi dari kedua pihak yang bersengketa.

“Keterbukaan dan kesadaran bahwa kepentingan mahasiswa harus didahulukan. Mahasiswa tidak boleh dirugikan, untuk itu dibutuhkan kesadaran akademik dan empati yang tinggi dari yayasan dan para pimpinan akademik dari kedua kubu,” katanya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI memberikan sanksi berat terhadap Institut Teknologi Medan (ITM).

Hal ini tertuang dalam surat yang tertuju kepada Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Dwiwarna dan Rektor ITM dengan nomor 816/E.E3/WS/2020 pada 26 Agustus 2020 perihal Sanksi Administratif Berat. Yang ditandatangani langsung Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Prof. Ir. Nizam.

IDI Medan Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Mantan Rektor USU Prof dr Chairuddin P Lubis

Terdapat 6 poin yang menjadi sanksi dalam surat tersebut yaitu

1. Bahwa adanya pelanggaran penyelenggaraan pendidikan di ITM yaitu:
a. Sengketa yang menimbulkan dualisme penyelenggaraan antara pemangku kepentingan internal badan penyelenggara
b. Sengketa pemangku kepentingan internal badan pengelola perguruan tinggi swasta yang menyebabkan terganggunya penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

2. Berdasarkan angka 1 di atas, Institut Teknologi Medan telah melakukan pelanggaran administratif sebagaimana dimaksud pada pasal 71 huruf k, angka 1,2 dan 3 Peraturan Mendikbud Nomor 7 Tahun 2020 tentang pendirian, perubahan, pembubaran Perguruan Tinggi Negeri, dan pendirian, perubahan, pembubaran Perguruan Tinggi Swasta. Atas pelanggaran tersebut Institut Teknologi Medan dikenakan sanksi berat berupa penghentian pembinaan.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved