Breaking News:

Kadisdik Tebingtinggi Resmi Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Buku

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi akhirnya jadi tersangka korupsi pengadaan buku pendidikan

Tribun-Medan.com/Alija Magribi
Kajari Tebingtinggi Mustaqpirin bersama para kasi memaparkan dugaan kasus korupsi beberapa waktu lalu di Kantor Kejari Tebingtinggi 

T R I B U N-M E D A N.com,TEBINGTINGGI-Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebingtinggi akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan buku pendidikan dini (Pendi) pada Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi.

Dalam kasus ini, ada tiga orang yang jadi tersangka.

Mereka adalah Kepala Dinas Pendidikan Tebingtinggi PS, PPTK berinisial M dan pengelola dana bantuan operasional sekolah (BOS) berinisial P. 

Dinas Pendidikan Sumut Terima 50 Paket Internet Bantuan dari Provider untuk Siswa-siswi

"Dalam proyek pengadaan buku ini, penyidik menemukan adanya kejanggalan yang dilakukan oleh ketiga tersangka.

Jadi, para tersangka menarik dana alokasi umum (DAU), namun bukunya belum ada," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut Agus Sampe Tuah Lumbangaol, Selasa (15/9/2020).

Selanjutnya, kata Agus, karena penyidik Kejari Tebingtinggi menemukan adanya keanehan pada proyek ini,

enam orang distributor dipanggil guna dimintai keterangannya, termasuk tersangka P yang mengelola dana BOS.

Atas pemeriksaan jaksa, diketahuilah ada indikasi korupsi.

Jaksa Bilang Oknum Kabid Disdik Tebingtinggi Bermain Dalam Kasus Korupsi Pengadaan Buku

"Sebagaimana pengakuan dari P, pengadaan buku ini sebagai modus untuk menutupi pencairan Rp 2,4 miliar.

Terbukti, pemesanan buku itu dengan cara yang jelas-jelas pemesanannya dari dana BOS, bukan DAU," katanya.

Halaman
12
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved