Kebakaran di Tanjung Morawa
NASIB Pekerja, Jawaban Managemen PT Indomarco Setelah Gudang Distributor di Tanjung Morawa Terbakar
Semprotan air dari mobil watercanon yang kuat membuat api yang membesar bisa mengecil dan kemudian padam.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Salomo Tarigan
T R IBUN-MEDAN.com- Pihak managemen PT Indomarco Adi Prima belum bisa memberikan keterangan banyak kepada wartawan setelah gudang distributor perusahaan tersebut, yang berada di Jalinsum kawasan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang terbakar Rabu, (16/9/2020).
Saat ini pihak perusahaan mengaku masih fokus kepada kebakaran yang melanda.
Mengenai kerugian dan nasib pekerja belum bisa dipastikan bagaimana ke depannya.
HRD Perusahaan, Kristian yang diwawancarai www.t r ibun-medan.com menyebut untuk bagaimana kedepan perusahaan harus lebih dahulu melakukan kordinasi.
• SOSOK Prof Chairuddin P Lubis, Kenangan Rektor USU Runtung Sitepu Selama Mengenal Almarhum
Disebut tidak bisa hanya yang dimanagemen Tanjung Morawa saja yang mengambil keputusan ataupun kebijakan.
" (Mengenai nasib pekerja) kita belum diskusi sama managemen pusat. Kita hari ini masih fokus ini dulu (peristiwa kebakaran). Yang lain-lain belum kita pikirkan," ujar Kristian.
Ia mengaku kalau pekerja yang ada di gudang ada puluhan orang setiap harinya. Namun informasi yang dihimpun secara keseluruhan total pekerja dari perusahaan yang satu grup dengan PT Indofood ini ada mencapai ratusan orang. Selain bagian gudang juga ada bagian pemasaran.
" Yang jelas kita harus kordinasi lagi sama bos-bos di sini juga. Jadi gitu lah saya belum bisa berikan keterangan ya,"kata Kristian.
Saat diwawancarai Kristian tampak bersandar dan menatapi bangunan gedung yang terbakar. Ia tampak memperhatikan bagaimana tim pemadam kebakaran bekerja melakukan pemadaman.
Tampak di lokasi kebakaran, selain mobil damkar yang lalu-lalang keluar masuk untuk masuk, mobil watercanon milik Polresta Deliserdang juga ikut membantu melakukan pemadaman.
Semprotan air dari mobil watercanon yang kuat membuat api yang membesar bisa mengecil dan kemudian padam.
Dari amatan www.t r ibun-medan.com kerugian perusahaan akibat kejadian ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Bangunan gedung tampak sudah tampak tidak bisa dimanfaatkan lagi.
Jika ingin dibangun kembali bangunan yang sebelumnya layak untuk dirubuhkan terlebih dahulu.
Hal ini lantaran pada bagian depan gudang sudah tumbang akibat panasnya api dari dalam gedung.
Selain itu kerugian juga banyak disebabkan karena produk-produk yang terkumpul hangus terbakar.
Beberapa di antara produk tersebut berupa susu, minyak, sabun, mie instan.
Selain itu juga ada beberapa makanan ringan.
• BREAKING NEWS: Kebakaran Gudang PT Indomarco di Tanjung Morawa
(dra/t r ibun-medan.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemadaman-api-di-pt-indomarco-adi-prima-rabu-1692020.jpg)