Breaking News:

Persiapkan Atlet Menuju PON Papua 2021, Ini Target Minimal KONI Sumut

Setiap pengprov cabang olahraga (cabor) yang telah meloloskan atletnya ke PON tentunya juga bakal memetakan peluang medali.

TRIBUN MEDAN/CHANDRA
SKUAT tim Pra-PON Sumut (jersey putih-hijau) saat berlaga di ajang Porwil se-Sumatera yang juga babak Prakualifikasi PON Papua di Bengkulu tahun 2019 lalu. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Sumatera Utara menargetkan minimal bisa kembali masuk dalam urutan 9 besar pada gelaran akbar multi-event Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KONI Sumut), John Ismadi Lubis mengungkapkan hal tersebut.

Menurutnya target minimal tersebut cukup realistis bagi Provinsi Sumut.

Mengingat pada gelaran PON sebelumnya di Jawa Barat 2016 lalu, kontingen Sumut juga finish di posisi kesembilan.

"Harapan kita, ya kita masih bisa mempertahankan posisi kita di PON 2016 yang lalu. Kita ranking ke-9 pada PON yang lalu, minimal bisa kembali mempertahankan," ujarnya, Rabu (16/9/2020).

Persiapan Menuju PON Papua 2021, Empat Pecatur Sumut Latihan Mandiri di Rumah

John menjelaskan setiap pengprov cabang olahraga (cabor) yang telah meloloskan atletnya ke PON tentunya juga bakal memetakan peluang medali.

Diharapkan diundurnya PON Papua akibat Pandemi Covid-19 dari semula dijadwalkan Oktober tahun 2020 namun mundur ke tahun 2021 bisa dimanfaatkan para atlet untuk semakin memaksimalkan persiapan.

"Kita juga tidak bisa melihat kondisi lawan. Karena semuanya kan mengalami pandemi ini kan," imbuhnya.

Dikatakan John, saat ini para atlet memang masih lebih banyak berlatih di rumah. Apalagi saat ini pandemi virus Corona belum mereda.

Atlet Kickboxing Brando Simanjorang Fokus Persiapan Eksibisi PON

John pun berharap tahun depan Covid sudah mereda sehingga para atlet bisa difokuskan untuk persiapan dan latihan bisa digeber.

John berharap bisa mewujudkan harapan pemerintah provinsi Sumut untuk bisa mencapai prestasi lebih baik di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua yang digelar Oktober mendatang.

Ini juga menjadi harapan semua pihak. Karena itu dia mendorong para atlet agar makin serius berlatih dan mempersiapkan diri.

"Kita memang saat ini belum bisa memberikan try out atau try in bagi para atlet. Kemudian yang namanya training camp juga belum bisa dilaksanakan. Mudah-mudahan tahun depan bisa mulai kita jalankan. Kita masih punya waktu dari bulan Januari sampai Oktober itu ada 10 bulan. Kalau ini sudah memungkinkan kita adakan program intensif," pungkasnya.(can/tri bun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved