Breaking News:

Seng Rumah Terbang Diterjang Badai, Aini Tak Pedulikan Barang Berharga, Bergegas Selamatkan Ortu

Atap seng rumah beterbangan akibat diterjang hujan badai mungkin tidak pernah terbayangkan oleh Nur Aini Rangkuti, warga Medan Tembung

TRIBUN-MEDAN.com/Kartika Sari
Ayah Aini saat berada di rumah yang tidak beratap karena diterpa badai di Jalan Bersama, Kecamatan Banten, Medan Tembung, Rabu (16/9/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Atap seng rumah beterbangan akibat diterjang hujan badai mungkin tidak pernah terbayangkan oleh Nur Aini Rangkuti, warga Jalan Bersama, Kecamatan Banten, Medan Tembung ini.

Kini, wanita berusia 32 tahun ini hanya mampu menatap langit-langit rumah yang langsung diterpa sinar matahari ini.

Saat didatangi ke kediamannya, Aini tampak berbincang dengan seseorang yang diketahui sebagai atasannya.

Ia didatangi atasannya untuk melihat kondisi dan meminta izin untuk bekerja di sore hari agar bisa mengurus kejadian di rumahnya.

Amatan Tribun Medan, Kamis (16/9/2020), hampir sebagian besar atap seng terbang dibawa angin.

Perabotan rumahnya tampak basah kuyup, yang sebagian sudah dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Aini mengungkapkan bahwa detik-detik kejadian ini terjadi saat ia ingin berangkat kerja pada Selasa (15/9/2020) sore hari pukul 16.00 WIB.

Saat itu, ada suara gemuruh dan kemudian seng di rumahnya terangkat semua secara bergilir.

"Kebetulan waktu itu saya lagi di kamar dan saya mau pergi kerja. Saya lihat hujan masih biasa aja, nah waktu saya mau keluar, hujannya itu dibarengi sama angin.

Begitu mau keluar kamar, sengnya itu udah terbang semua, jadi saya panggil mamak saya dan cepat-cepat matikan listrik. Saya takut kan nanti listriknya entah kenapa-kenapa malah menyambar pula nanti," ungkap Aini, Kamis (16/9/2020).

Halaman
123
Penulis: Kartika Sari
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved