Breaking News:

Nasib Kolam Renang di Pesanggrahan Bung Karno, Dibiarkan Mangkrak, Kadang Sengaja Ditutup Daun

Rumah pesanggrahan Bung Karno zaman dulu, kini terdapat sebuah kolam renang yang sedang dalam tahap penyelesaian. Namun nasibnya dibiarkan mangkrak.

ist
Pemandangan Danau Toba dari rumah pesanggrahan Bung Karno di Parapat. 

TRI BUN-MEDAN.com - Nasib kolam renang di pesanggrahan Presiden Soekarno di Parapat kondisinya sangat memprihatinkan.

Dari informasi yang dihimpun, kolam renang  ini pun sudah lama terbengkalai, dibiarkan tanpa ada perawatan. Terkadang, kondisinya sengaja ditutupi daun pisang.

Sebelum mengetahui kenapa kondisi kolom renang di pesanggrahan Bung Karno demikian.

Yuk, kita kilas balik sejarah Bung Karno sampai di rumah ini.

Wakil Bupati Simalungun, Amran Sinaga bersama perwakilan Inasgoc Sarman Simanjorang menghidupkan api Mini Caldron di Rumah Pesanggrahan Soekarno.
Wakil Bupati Simalungun, Amran Sinaga bersama perwakilan Inasgoc Sarman Simanjorang menghidupkan api Mini Caldron di Rumah Pesanggrahan Soekarno. (Tribun Medan/ Victory Arrival Hutauruk)

Parapat, kota di tepian Danau Toba ini menjadi saksi bisu sejarah bangsa Indonesia.

Di rumah ini  Soekarno pernah diasingkan di pesanggrahan milik perkebunan Belanda.

Lengkap Barang Peninggalan Bung Karno

Penampakan ruang tamu rumah pesanggrahan Bung Karno di Parapat.
Penampakan ruang tamu rumah pesanggrahan Bung Karno di Parapat. (ist)

Dibangun Belanda Tahun 1820

Rumah ini dibangun di atas lahan seluas dua hektare dan menggunakan arsitektur bergaya Eropa.

Rumah ini memiliki ukuran 10 x 20 meter dan dikelilingi taman.

Halaman
1234
Editor: Azis Husein Hasibuan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved