Breaking News:

Polisi Beber Kejanggalan Penemuan Tengkorak di Samosir, Istri dan Anak Olmer Silitonga Diperiksa

Polisi menemukan kejanggalan dalam kasus penemuan tengkorak manusia di Dusun III Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir.

TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Personel Polres Samosir menunjukkan identitas KTP dan KIS atas nama Olmer Silitonga (57) yang ditemukan tak jauh dari lokasi penemuan tengkorak kepala manusia. 

TRIBUN-MEDAN. COM, SAMOSIR - Polisi menemukan kejanggalan dalam kasus penemuan tengkorak manusia di Dusun III Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sabtu (19/9/2020) kemarin

Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Suhartono, kejanggalan itu terkait penemuan tengkorak manusia dengan informasi yang diperoleh dari masyarakat.

"Sesuai informasi yang diperoleh dari masyarakat, ada kejanggalan," ujarnya, Minggu (20/9/2020) di Mapolres Samosir.

Kata AKP Suhartono, warga menyampaikan bahwa Olmer Silitonga pernah bertikai dengan kedua anaknya, Maruba Jonpiter Silitonga dan Juni Silitonga.

Pertikaian tersebut terjadi di ladang mereka sekitar tiga bulan lalu.

Ketika itu, warga melihat ada anaknya membawa cangkul. Dan sejak itulah Olmer tidak pernah lagi terlihat.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, sejumlah personel Satreskrim dipimpin AKP Suhartono kembali menyisir lokasi pada Minggu (20/9/2020).

Dalam penelusuran itu, polisi berhasil menemukan KTP dan KIS yang diduga milik korban.

"Kita menemukan KTP dan KIS di dalam dompet, potongan tulang, rambut dan sejumlah pakaian di semak-semak. Diduga kuat milik korban, jaraknya tidak jauh dari temuan tengkorak semalam," sebut AKP Suhartono.

Selain itu, AKP Suhartono menyebut ada temuan pesan berbahasa Batak di dalam gubuk yang berjarak 200 meter dari lokasi penemuan tengkorak.

Halaman
123
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved