TFC PREMIUM: National Coffee, Tempat Ngopi Semua Kalangan di Kota Medan

Biji kopi langsung diperoleh dari para petani bukan dari tengkulak. Biji kopinya berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan Aceh.

TRIBUN MEDAN/NATALIN
SUASANA National Coffee yang berlokasi di Jalan Setia Budi Pasar 1 No. 74A Kota Medan. 

TRI BUN-MEDAN.COM, MEDAN - Destinasi tempat ngopi semakin berkembang pesat di Kota Medan.

National Coffee bisa jadi satu alternatif pilihan tempat buat ngopi yang wajib dikunjungi semua kalangan.

Owner National Coffee, Chairauli Primanti atau kerab disapa Ima mengatakan, National coffee menyediakan beragam jenis minuman kopi dan teh serta beragam makanan. Untuk bahan baku kopinya sendiri diambil dari para petani di berbagai daerah di Sumatera Utara dan Aceh.

"Biji kopi langsung kita peroleh dari para petani bukan dari tengkulak. Biji kopi kita ini berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan Aceh, antara lain Tarutung, Sibolga, Aceh," ujar Ima.

Ia menjelaskan untuk harga minuman dan makanan di tempat ini juga cukup terjangkau.

Meskipun begitu, pihaknya juga menyediakan promo menarik untuk pelajar dan karyawan.

"Harga minuman dan makanan kita itu standar. Kita juga menyediakan paket pelajar dan paket karyawan. Misalnya paket pelajar itu makan dan minum hanya Rp 13 ribu," ungkapnya.

Member TFC Premium Dapat Gratis Kopi Sanger dan Diskon 15 Persen

Diakui Ima, pihaknya membidik target pasar semua kalangan. National Coffee yang berlokasi di Jalan Setia Budi Pasar 1 No. 74A Kota Medan ini menyediakan tempat yang nyaman, televisi, wifi, dan musala.

Dalam sekali kunjungan tempat ini mampu menampung lebih kurang 100 orang.

"Kapasitas ruangan lebih kurang 100 orang bisa, sebab di lantai dua juga bisa diisi tapi kalau misalnya ada event baru kita buka, sesuai permintaan konsumen bisa untuk acara ulang tahun, arisan dan sebagainya," ujarnya.

National Coffee ini juga memiliki sistem kekeluargaan sehingga konsumen yang datang ke tempat ini akan merasa nyaman dan aman.

Pihaknya akan menerima kritik dan saran yang membangun dari para konsumen.

Waspada Minum Kopi Tiap Hari, Wanita ini Alami Kondisi Mengerikan, Dokter Sampai Syok

"Untuk tetap eksis di bisnis kopi ini, keramahtamahan kita sama konsumen konsumen yang datang, kita anggap seperti keluarga kita sendiri," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ima juga bercerita tentang awalnya ia merintis bisnis kopi ini.

Terinspirasi dari mendiang opung (kakek/nenek)nya yang memiliki usaha kedai kopi di Porsea dengan nama Nasional Kopi.

"Saya penikmat kopi, karena juga dulunya mendiang opung punya kedai kopi ya kenapa enggak diteruskan. Kita (suami) juga gabung komunitas mobil jadi sering kumpul sama anak-anak. Jadi kita bukalah usaha kopi ini," ujarnya.

Sebelum membuka usaha kopi ini perempuan kelahiran 7 April 1984 ini lebih dulu belajar dari temannya seorang barista.

"Belajarnya cuma empat hari dari perencanaan sebelum buka bisnis ini, saya belajar ekstra kilat full dari teman saya yang kebetulan barista terkenal dan cukup berjasa bagi saya," kata Ima. (nat/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved