Tunjuk Ansyari Lubis Dampingi Pelatih Gomes de Oliveira, Ini Pertimbangan PSMS
Untuk asisten pelatih yang mendampingi Gomes, manajemen menjatuhkan pilihan kepada Ansyari Lubis.
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah hengkangnya Philep Hansen, kursi panas Pelatih Kepala PSMS kini diduduki oleh mantan entrenador Kalteng Putra dan Madura United, Wesley Gomes de Oliveira.
Sedangkan untuk asisten pelatih yang mendampingi Gomes, manajemen menjatuhkan pilihan kepada Ansyari Lubis.
Nama Ansyari Lubis tentu tak asing lagi. Manajemen PSMS, punya alasan kuat menunjuk mantan pemain termahal Indonesia saat pindah dari klub Medan Jaya ke Pelita Jaya Jakarta ini sebagai juru taktik pendamping Gomes di tubun skuat Ayam Kinantan.
Selain telah melalui persetujuan Gomes, Ansyari cukup memiliki track record yang mumpuni dalam karier kepelatihannya.
Sejumlah klub pernah dilatih pria yang akrab dipanggil 'Uwak' itu, termasuk sebagai Asisten pelatih PSMS pada tahun 2016 lalu.
Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang mengatakan, selain sebagai putra daerah Sumut yang sudah dikenal, alasan manajemen menyodorkan nama Ansyari juga karena sudah memiliki lisensi kepelatihan A AFC.
"Ya tentu karena juga pengalaman dia. Disamping pengalaman sebagai pemain, juga pengalaman sebagai pelatih, dan lisensinya," ujar Mulyadi, Minggu (20/9/2020).
Mulyadi menjelaskan, awalnya manajemen mempersilakan Gomes mengusulkan dan membawa sendiri asisten pelatih untuk mendampinginya di PSMS.
Namun rupanya Gomes tak mempermasalahkan jika manajemen juga mengusulkan nama pelatih untuk mendampinginya.
Maka dari itu, manajemen pun mengusulkan sejumlah nama pelatih asal Sumut hingga akhirnya Gomes menyetujui nama Ansyari.
Duet Gomes dan Uwak pun diplot menangani skuat PSMS hingga hari H berlaga di liga 2.
"Kami menawarkan beberapa orang pelatih asal Medan pada Gomes. Dia kami suruh memilih. Dari situ dia memilih Ansyari. Kenapa memilih Ansyari, saya tanya karena dia sudah mendengar (track recordnya) begini-begini, dia pun yakin bisa kerja sama," terangnya.
Lebih lanjut, Mulyadi mengatakan penunjukan Ansyari menggantikan Isman Jasulmei sudah melalui pembahasan.
Manajemen PSMS menilai pelatih kelahiran 1970 itu mampu berkolaborasi dengan Gomes. Selain sudah punya lisensi A, ia juga dianggap punya segudang pengalaman.
Manajemen PSMS pun berharap racikan strategi Gomes dan Ansyari bisa membuat Ferdinand Sinaga Cs tampil Trengginas di liga 2 musim ini.
"Dia juga belum ada terikat kontrak (dengan klub lain). Kalau sudah terikat kontrak kan tidak bisa," kata Mulyadi yang juga Kadiskanla Provinsi Sumut ini.
(Can/Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/19092020_latihan_psms_medan_danil_siregar-4.jpg)