Breaking News:

Pengunjung Keluhkan Fasilitas Cuci Tangan Tidak Memadai di Lapangan Merdeka Medan

Imbauan untuk menggunakan masker dan menjaga kebersihan diri terus digalakkan, sementara fasilitas di tengah kota tidak mendukung.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
KONDISI fasilitas cuci tangan di Lapangan Merdeka Medan yang rusak dan tidak bisa digunakan. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Hampir seluruh fasilitas cuci tangan di Lapangan Merdeka Medan dalam kondisi tidak memadai.

Beberapa fasilitas cuci tangan ini tidak dapat mengalirkan air. Sementara seluruh fasilitas cuci tangan yang ada tidak satupun menyediakan sabun pencuci tangan. Beberapa keran air juga dalam kondisi rusak.

Hal ini dikeluhkan oleh pengunjung yang mendatangi Lapangan Merdeka Medan.

Satu di antaranya Lisa, pengunjung asal Medan ini mengaku mempertanyakan fasilitas cuci tangan yang tidak bisa digunakan ini.

"Tadi mau cuci tangan di depan, tapi pas kerannya dibuka, airnya tidak mengalir. Jadinya enggak bisa cuci tangan," ujarnya saat ditanyai Tri bun Medan, Senin (21/9/2020).

Dilema Penerapan Cuci Tangan Masa Pandemi Covid-19 di Desa Aek Banir

Dikatakannya, penerapan disiplin protokol kesehatan di Medan terkesan tidak seimbang.

Di mana imbauan untuk menggunakan masker dan menjaga kebersihan diri terus digalakkan, sementara fasilitas di tengah kota tidak mendukung untuk penerapan protokol kesehatan ini.

"Razia masker sudah dilakukan, di mana-mana imbauan disuruh patuh protokol kesehatan. Tapi ini mau cuci tangan malah enggak bisa," tambahnya.

Hal serupa dinyatakan oleh pengunjung asal Tembung, Alfi. 

KONDISI fasilitas cuci tangan di Lapangan Merdeka Medan yang rusak dan tidak bisa digunakan.
KONDISI fasilitas cuci tangan di Lapangan Merdeka Medan yang rusak dan tidak bisa digunakan. (TRIBUN MEDAN/RECHTIN)

Alfi mengaku kesulitan untuk mendapatkan fasilitas mencuci tangan ketika mengunjungi Lapangan Merdeka Medan.

"Fasilitas nya sama sekali enggak memadai. Tempat mencuci tangannya hanya hiasan saja, tapi enggak bisa digunakan. Menumbuhkan kesadaran masyarakat itu enggak gampang. Kalau mau menerapkan protokol kesehatan pun dipersulit, makin enggak peduli lah masyarakat itu," tuturnya.

Di toilet pun, terang Alfi dirinya tidak menemukan sabun untuk mencuci tangan.

Arena Permainan Mulai Beroperasi, Tetap Jaga Jarak dan Rajin Cuci Tangan

"Tadi saya ke toilet juga enggak ada sabun untuk mencuci tangan," katanya.

Ia berharap pemerintah bisa lebih konsisten dalam penerapan disiplin protokol kesehatan ini.

Satu diantaranya, terang Alfi adalah penyediaan fasilitas cuci tangan yang memadai di tempat-tempat umum di tengah kota.

"Harapannya bisa diperbaikilah ini tempat-tempat cuci tangannya. Kalau bisa pun di trotoar-trotoar ada itu tempat cuci tangan. Jadi orang yang mau menerapkan protokol kesehatan itu tidak dipersulit," pungkasnya.(cr14/tri bun-medan.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved