Breaking News:

Angkat Isu Adaptasi Kehidupan Baru, Roy Julian Tampilkan Presentasi Keaktoran di Tepi Sungai Deli

Imigran dari Bulan merupakan sebuah pertunjukan yang merefleksikan pengalaman alam bawah sadar tentang kehidupan yang masih begitu asing bagi manusia.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/RECHTIN
PENAMPILAN Roy Julian membawakan presentasi keaktoran bertajuk Imigran dari Bulan, di Sanggar Anak Sungai Deli, Sabtu (26/9/2020) malam. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Berangkat dari keresahan terhadap kehidupan new normal atau kebiasaan baru, seorang pegiat teater, Roy Julian mengadakan sebuah presentasi keaktoran bertajuk Imigran dari Bulan.

Kegiatan ini dilakukan di Sanggar Anak Sungai Deli, Jalan Brigjen Katamso, Gang Kesatria Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sabtu (26/9/2020) malam.

Roy mengatakan, Imigran dari Bulan merupakan sebuah pertunjukan yang merefleksikan pengalaman alam bawah sadar tentang kehidupan yang masih begitu asing bagi manusia.

"Sebenarnya Imigran dari Bulan ini berangkat dari perasaan terhadap kehidupan baru di masa pandemi covid-19. Kehidupan new normal ini merupakan hal yang sangat baru bagi kita, keterasingan terhadap kehidupan baru ini yang menginspirasi cerita dalam Imigran dari Bulan," ungkap pegiat teater sekaligus aktor, Roy Julian, Sabtu (26/9/2020).

Tekan Covid-19 di Karo, Pemkab Rancang Razia Skala Besar Penegakan Protokol Kesehatan

Lebih lanjut Roy mengatakan, Imigran dari Bulan merupakan sebuah presentasi keaktoran dari dua aktor Kantor Teater, Roy dan Mamex.

Presentasi keaktoran ini merupakan bagian dari uji artistik menuju pertunjukan sebenarnya.

"Ini juga diniatkan sebagai upaya untuk melacak dan mengkritisi jejak tubuh keaktoran kami sendiri. Sekaligus sebuah uji artistik sebelum memasuki pertunjukan berikutnya yang akan dilakukan bersama," katanya.

Presentasi keaktoran yang dibawakan Roy sejenis monolog dengan menggunakan beberapa properti yang menceritakan berbagai peristiwa.

Dari amatan Tri bun Medan, para penonton yang terdiri dari warga bantaran Sungai Deli, anak-anak, serta beberapa komunitas teater menyimak dengan seksama penampilan Roy.

Meski Adaptasi Kebiasaan Baru Sudah Diterapkan, Cabor Karate Masih Lakukan Latihan Mandiri

Meskipun Roy enggan menyebutnya sebagai pertunjukan teater, pertunjukan ini memikat cukup banyak penonton yang berasal dari warga sekitar.

Dikatakan Roy, Imigran dari Bulan merupakan peristiwa performatif yang berupaya merefleksikan alam bawah sadar aktor melalui benda-benda domestik.

"Jadi setiap benda yang digunakan memiliki arti nya sendiri. Yang terungkap dalam teks yang dibaca," katanya.

Panitia pelaksana kegiatan penampilan presentasi keaktoran, Lukman mengatakan berencana melakukan kegiatan sejenis pertunjukan teater secara rutin di tepi Sungai Dali, tepatnya di Pos Jaga Sungai Deli.

"Kalau bisa ini berkelanjutan, karena bisa menjadi media belajar bagi anak-anak di sini. Karena banyak juga yang berminat di bidang teater di sini," ujarnya.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved