PSMS Medan
Senang Ansyari Lubis Kembali ke PSMS, Rachmad Hidayat Serasa Reuni dengan Uwak
pria yang akrab disapa Uwak ini ditunjuk sebagai asisten pelatih PSMS di Liga 2 2020 menggantikan Isman Jasulmei
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Salomo Tarigan
Laporan Wartawan T r ibun-Medan.com, Chandra Simarmata
T R IBUN-MEDAN.com, MEDAN -
Nama Ansyari Lubis kini kembali lagi mengisi kursi staf pelatih PSMS Medan.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, pria yang akrab disapa Uwak ini ditunjuk sebagai asisten pelatih PSMS di Liga 2 2020 menggantikan Isman Jasulmei yang hengkang bersama Philep Hansen.
Mantan pesepakbola nasional asal Sumatera Utara yang pernah didapuk sebagai pemain termahal Indonesia saat pindah dari Medan Jaya ke Pelita Jaya Jakarta musim tahun 1993 ini bukan orang baru di staf kepelatihan PSMS.
Sebelumnya, Uwak juga pernah menjadi asisten pelatih PSMS pada musim 2016 lalu.
Sehingga ini kedua kalinya eks pemain Timnas Indonesia itu mengarsiteki PSMS sebagai asisten pelatih.
Ditunjuknya Uwak sebagai asisten pelatih mendampingi Gomes de Oliveira, turut mendapat sambutan positif. Salah satunya dari penggawa lini tengah PSMS musim ini, Rachmad Hidayat. Rachmad bahkan menyebut Ansyari, sebagai inspiratornya.
Rachmad mengaku sangat mengidolakan sosok pelatih berlisensi A AFC itu.
Menurut pemain asal Medan ini, gaya bermain Ansyari semasa aktif sebagai pemain itulah yang menginspirasi dirinya.
"Saya senang coach Ansyari bisa kembali bersama PSMS. Uwak sebenarnya idola saya juga. Dia memberi inspirasi bagi saya dalam bermain sepakbola," kata Rachmad, Senin (28/9/2020).
Bagi Rachmad, selain senang, hadirnya Ansyari di PSMS merupakan sebuah reuni.
Pemain 29 tahun itu mengatakan ini bukan pertama kalinya ia bekerja sama dengan Ansyari.
Keduanya juga pernah berada dalam satu klub yang sama saat di Pro Duta.
"Sebelumnya pernah juga sama coach Ansyari sewaktu di Pro Duta dulu. Selain pernah dia sebagai pelatih, saya juga sempat merasakan bermain satu tim dengan Uwak di Pro Duta sebelum dia pensiun," ungkap mantan penggawa Sriwijaya FC dan Bhayangkara FC itu.
Lebih lanjut Rachmad mengakui, setelah dari Pro Duta, keakraban keduanya dalam dunia sepakbola terus berlanjut.
Bahkan saat Rachmad main di klub luar Sumut.
Ia pun berharap bisa di bawah arahan Gomes dan Ansyari bisa membawa PSMS naik kasta ke liga 1 musim depan.
"Jadi kedekatan kami gak hanya selama di Pro Duta saja. Waktu saya main di Persib hingga Persija, kami tetap sering komunikasi. Tidak putus komunikasi," pungkas mantan pemain Persija Jakarta ini.
(Can/T r ibun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/10032020_psms_uji_coba_danil_siregar-6.jpg)