Hairos Waterpark Ditutup Polisi

Gubernur Sumut Edy Angkat Bicara Hairos Waterpark Hairos Langgar Protokol Kesehatan

Jangan seperti itu, ada kolam renang dan beramai-ramai di sana. Kita minta penutupan Water Park itu

Penulis: Satia | Editor: Salomo Tarigan
T R IBUN-MEDAN.com/Satia
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama dengan Wakilnya Musa Rajekshah, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah, ditemui usai melaksanakan Upacara Kesaktian Pancasila secara daring, di Rumah Dinas, Jalan Sudirman, Kota Medan, Kamis (1/10/2020). 

T R IBUN MEDAN.COM, MEDAN-

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi heran melihat masyarakat yang tidak mau menerapkan kedisiplinan hidup, yaitu menjalankan protokol kesehatan dengan cara mengenakan masker, mengatur jarak antar sesama dan rutin mencuci tangan.

Perihal ini dikatakannya, setelah mengetahui adanya kerumunan orang di taman rekreasi air (Water Park) Hairos, Jalan Jamin Ginting.

Menurutnya, apa yang tejadi ini sudah menyalahi aturan protokol kesehatan.

Edy Rahmayadi sudah memerintahkan jajaran untuk menutup sementara Hairos Water Park tersebut, untuk mencegah penambah jumlah kasus positif Covid-19.

SUASANA lokasi wisata Hairos Waterpark usai viral di media sosial karena abai protokol kesehatan covid-19, Rabu (30/9/2020).
SUASANA lokasi wisata Hairos Waterpark usai viral di media sosial karena abai protokol kesehatan covid-19, Rabu (30/9/2020). (TRIBUN MEDAN/RECHTIN)

"Jangan seperti itu, ada kolam renang dan beramai-ramai di sana. Kita minta penutupan Water Park itu," ucap, usai mengikuti upacara Kesaktian Pancasila secara daring, di Rumah Dinas, Jalan Sudirman, Kota Medan, Kamis (1/10/2020).

Mantan Pangkostrad ini mengatakan, bagaimana wabah ini bisa teratasi, jikalau masyarakat tidak mau mengikuti anjuran dan aturan yang sudah diterapkan pemerintah.

Menurutnya, beberapa waktu lalu seluruh belah pihak sudah menyepakati akan hidup disiplin untuk mencegah penyebaran virus. Karena adanya keputusan tersebut, maka diambil kebijakan untuk tidak sekalipun menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumut.

Kondisi wisata Hairos Waterpark di Pancur Batu, Deliserdang yang ditutup sementara oleh pihak Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Medan usai video viral kerumunan, Kamis (1/10/2020)
Kondisi wisata Hairos Waterpark di Pancur Batu, Deliserdang yang ditutup sementara oleh pihak Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Medan usai video viral kerumunan, Kamis (1/10/2020) (T R IBUN-MEDAN.com/Victory Arrival)

"Kita sudah putuskan harus disiplin Protokol Kesehatan. Kita tidak melakukan PSBB, kita sudah sepakat untuk taat Protokol Kesehatan," ucapnya.

Kemudian, Edy berharap ke depan masyarakat dapat mengikuti imbauan dari pemerintah demi keberlangsungan hidup bersama.

Saat ini, dikatakannya, hanya protokol kesehatan yang mampu menyelamatkan nyawa, lantaran belum ditemukannya vaksin.

BREAKING NEWS: Lokasi Wisata Hairos Waterpark Ditutup Polisi Sementara Setelah Viral Kerumunan

"Menggunakan masker, mengatur jarak dan mencuci tangan," ujarnya.

(Wen/T r ibun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved