66 Hari Jelang Pilkada di Sumut

Catut Ustaz Abdul Somad Agar Pilih Satu Paslon di Pilkada Binjai, Pelaku Minta Maaf dan Tabayyun

Abdul Haris selaku pemilik akun Facebook Haris Bedol memohon maaf secara terbuka dan ikhlas kepada Tim Al Ustaz Abdul Somad di Sumut.

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / HO
Abdul Haris bersama Tim Ustaz Abdul Somad melakukan tabayyun bersama terkait postingan yang memakai foto ustaz Abdul Somad pada Pilkada Binjai 2020, Minggu (4/10/2020) . 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI- Abdul Haris selaku pemilik akun Facebook Haris Bedol memohon maaf secara terbuka dan ikhlas kepada Tim Al Ustaz Abdul Somad di Sumut.

Jalan tabayyun (mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelas dan benar keadaannya) ini pun telah diterima Tim UAS Sumut karena telah mencatut nama baik ulama kondang Indonesia pada Pilkada Binjai 2020.

Tim Ustad Abdul Somad (UAS) secara resmi telah menerima permintaan maaf Abdul Haris, yang memajang foto UAS dan membutuhkan tulisan ajakan untuk memilih salah satu calon wali kota Binjai pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Forum Tabayyun Permintaan maaf digelar di aula Taman Selfi, jalan MT Hariono, Kecamatan Binjai Utara, Minggu (4/10/20).

Tim UAS diwakilkan Ustad Iqbal Syauqi Pulungan selaku Koordinator UAS Sumut, Fadli Rozak selaku kuasa hukum UAS dan sejumlah tim UAS, serta Ketua GNPF Binjai, Ustad Abdul Sani beserta anggota.

Kuasa hukum UAS, Fadli Rozak mengatakan permintaan maaf secara resmi sudah diterima setelah dibacakan Abdul Haris selaku pemilik akun FB Haris Bedol.

"Kami sudah menerima permintaan maaf secara terbuka dan bertemu langsung, maka masalah pencemaran nama baik tersebut telah selesai. Dengan permintaan maaf ini, semua masalah sudah selesai dan ke depannya kita berharap jangan terulang, dan jadi pelajar bersama," katanya.

Untuk pengguna medsos kejadian ini jadi pelajaran ke depan, apalagi menggiring opini yang belum mendapat izin. Masyarakat diminta agar bijak dalam memosting status di media sosial

"Jadi kami imbau kepada pengguna medsos agar berhati-hati dan jangan sembarangan memosting foto orang lain tanpa izin. Apalagi postingan itu untuk kepentingan kelompok," pungkasnya.

Abdul Haris mengatakan, itikad baik ini sudah dilakukan dengan mencabut atau menghapus postingan yang dimaksud.

Dia bersyukur bisa melakukan pertemuan dengan Tim UAS di Sumut untuk secara langsung memohon maaf secara langsung.

"Dengan kerendahan hati yang paling dalam Saya Abdul Haris tulus memohon maaf sebesar-besarnya dari hati yang paling dalam atas kekhilafan yang telah diperbuat . Saya melakukan itu karena rasa hormat dan kecintaan kepada Al Ustaz Abdul Somad juga. Beribu kali saya memohon maaf
Saya bersyukur maaf saya bisa diterima UAS dan perwakilannya," katanya.

Selain kepada Ustaz Somad, Haris Bedul juga memohon maaf kepada Tim Paslon yang didukungnya.

Katanya, postingan yang mencatut foto Ustaz Abdul Somad dan Paslon Lisa-Sapta murni atas kekhilafan pribadi.

"Saya juga mohon maaf kepada Tim Paslon yang selama ini telah memberi perhatian lebih kepada saya selaku warga Binjai. Saya tidak bermaksud untuk merugikan pihak lain di luar saya, melainkan karena doa dan harapan saya. Sekali lagi saya memohon maaf dan berharap kejadian ini jadi pelajaran bersama," pungkasnya.

(Dyk/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved