Breaking News:

TRIBUN-MEDAN-WIKI: Menelisik Tarian Berahoi Melayu Langkat

Tarian Berahoi merupakan gambaran mengirik padi di masa panen bagi kalangan masyarakat Melayu Langkat.

TRIBUN MEDAN / HO
Tarian Berahoi suku Melayu Langkat. 

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Setiap suku dan adat memiliki suatu tarian khas tradisionalnya masing-masing. Salah satunya Tarian Berahoi yang dimiliki suku Melayu Langkat.

Tarian Berahoi merupakan gambaran mengirik padi di masa panen bagi kalangan masyarakat Melayu.

Masa panen menjadi momentum pertemuan bagi kalangan muda-mudi. Biasanya, tradisi Berahoi dilakukan pada malam hari.

Kegiatan ini dilakukan sembari bernyanyi dan berbalas pantun. Itulah yang dilakukan dalam kegiatan Berahoi atau tarian Berahoi.

Selain agar melepas padi dari tangkai cepat selesai, tradisi berahoi dilaksanakan dengan tujuan untuk mempererat pergaulan antar muda-mudi. Bahkan diharapkan di antara mereka nantinya ada yang berlanjut ke pelaminian.

Dalam tradisi ini, laki-laki mengangkat padi dari tumpukan ke anjaian lalu mengiriknya sambil berpantun.

Sedangkan wanita bertugas mengangkat padi dari bawah anjaian ke tempat lainnya.

Anjaian adalah sebuah wadah yang ditinggikan menggunakan tiang, di mana dasarnya terbuat dari bambu yang dianyam rotan.

Kegiatan komunal Berahoi menggambarkan kehidupan siklus bertani, seperti tajak, semai, tanam, panen, dan lainnya, serta melalui karya seni budaya berahoi melibatkan upacara istiadat.

Halaman
12
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved