Breaking News:

Bea Cukai Kualanamu Minta Masyarakat Pahami Ketentuan Barang Pindahan dan Impor Obat

Ketentuan ini berlaku untuk Pemilik Barang yang telah satu tahun bermukim di luar negeri, terkecuali untuk barang dagangan dan kendaraan bermotor.

TRIBUN MEDAN/HO
PETUGAS Bea Cukai Kualanamu sedang memeriksa barang penumpang. Importasi barang pindahan berhak mendapatkan fasilitas pembebasan Bea Masuk pada saat pemasukannya ke Indonesia. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Importasi barang pindahan berhak mendapatkan fasilitas pembebasan Bea Masuk pada saat pemasukannya ke Indonesia.

Ketentuan ini berlaku untuk Pemilik Barang yang telah satu tahun bermukim di luar negeri, terkecuali untuk barang dagangan dan kendaraan bermotor.

Kantor Bea Cukai Kualanamu meminta masyarakat untuk menginformasikan kepada keluarganya yang akan kembali ke Indonesia dan akan membawa Barang Pindahan untuk memiliki daftar rincian jumlah, jenis, dan perkiraan nilai pabean atas barang atau sering disebut Surat Keterangan Barang dan Legalisasi Barang Pindahan.

Surat ini harus sudah ditandasahkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia di negara dimana si pemilik tinggal.

Selain itu passport dan boarding pass pada saat kedatangan juga dibutuhkan pada saat pengajuan permohonan pembebasan tersebut ke Kantor Bea dan Cukai yang mengawasi importasi barang pindahan dimaksud.

Jika Tertarik Lelang Kendaraan dengan Harga Murah, Mohon Dikonfirmasi ke KPKNL

Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu Elfi Haris didampingi Kasi PLI Rahmat P mengatakan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau dulu sering disebut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Pelajar Indonesia di luar negeri yang pulang ke Indonesia akibat pandemi Covid-19 semakin meningkat.

Banyak diantara mereka yang membawa/mengirimkan barang-barang keperluan rumah tangganya yang dimilikinya diluar negeri ke Indonesia untuk kemudian digunakan di Indonesia.

"Kategori barang inilah yang disebut Barang Pindahan. Oleh karena itu penting bagi PMI/TKI atau Pelajar Indonesia untuk mengetahui ketentuan importasi barang pindahan untuk dapat diberikan Pembebasan Bea Masuk," ujarnya, Kamis (8/10/2020).

Dalam hal ini barang tersebut harus tiba bersamaan dengan pemilik atau maksimal tiga bulan sejak pemilik barang tiba di Indonesia.

"Dengan pemahaman yang baik terkait ketentuan tersebut Pemilik Barang Pindahan dapat mendapatkan fasilitas pembebasan Bea Masuk dan proses pengeluaran barangnya menjadi lancar," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved