Breaking News:

Kabar Terkini Kasus Narkoba Oknum Polsek Dolok Pardamean, Disidang Pekan Depan

Kejari Pematangsiantar telah melimpahkan kasus peredaran narkotika yang melibatkan seorang oknum polisi asal Dolok Pardamean ke PN

Penulis: Alija Magribi | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Alija Magribi
Jaksa Penuntut Umum Christianto saat menjelaskan kasus oknum polisi berinisial IJS kepada wartawan di Kejari Pematangsiantar, Rabu (7/10/2020) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar telah melimpahkan kasus peredaran narkotika yang melibatkan seorang oknum polisi asal Dolok Pardamean ke PN Siantar berinisial IJS.

Rencananya sidang akan berlangsung Senin (12/10/2020) pekan depan.

Christianto, yang ditunjuk sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas kasus ini menyampaikan sidang perdana diupayakan langsung menghadirkan saksi.

"Sidang tanggal 12 Oktober 2020. Tapi saya usahakan sekalian saksi pihak BNN. Tapi kita lihat aja nanti ya," ujar Christianto, saat ditemui di Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Kamis (8/10/2020).

Kendati status tahanan sudah dialihkan ke majelis hakim, alasan pandemi Covid-19 membuat penahanan IJS masih berada di Kantor BNN Pematangsiantar, dengan status titipan.

"Status tahanan ya tahanan hakim. Dititip di BNN. Kemarin mau saya limpah ke pihak Polres Pematangsiantar, tapi dia belum kita rapid test," terang Christianto.

Dalam kasus ini IJS bersama dengan tiga rekan subahat lainnya berinisial DA, AN dan HS diamankan pada Senin 18 Mei 2020.

Dari rangkaian penangkapan ini, petugas mengamankan barang bukti narkotika 27 gram sabu dan 15 butir ekstasi.

Upaya penyidikan terhadap keempatnya sempat mengundang tanya, karena penyidikan berlangsung hampir empat bulan lamanya di BNN Pematangsiantar.

Sesuai jadwal IJS yang justru sempat menjabat sebagai penyidik serse Narkoba Polres Simalungun akan disidang Senin, (12/10/2020) di Ruang Kartika Pengadilan Negeri Pematangsiantar.

"Ada kemungkinan, melihat situasi Pandemi Covid-19, sidangnya virtual di pengadilan itu," tutup jaksa

(Alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved