Breaking News:

Awalnya Lapor Kebobolan Brankas, Polisi Malah Curiga dan Periksa Mantan Kadis PPAMD Samosir

Polres Samosir terus melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Anak, Masyarakat dan Desa (PPAMD) Pemkab Samosir

TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Kepala Unit Tipikor Polres Samosir, Martin Aritonang saat diwawancara di Mako Polres Samosir, Jumat (9/10/2020). 

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR - Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Samosir terus melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Anak, Masyarakat dan Desa (PPAMD) Pemkab Samosir.

Pemeriksaan ini dilakukan atas dugaan korupsi yang dilakukan mantan Kepala Dinas PPAMD Pemkab Samosir Rawati Simbolon ketika menjabat pada tahun 2018 yang lalu.

"Benar, Ibu Rawati Simbolon telah kita periksa atas dugaan korupsi dengan modus memerintahkan anggotanya untuk melakukan pemotongan atas beberapa kegiatan di dinasnya," ujar Martin Aritonang, Kepala Unit Tipikor Polres Samosir di Mako Polres Samosir, Jumat (9/10/2020).

Menurutnya, kronologi kejadian bermula ketika bendahara Dinas PPAMD melakukan pelaporan kepada Polres Samosir pada 6 Desember 2018 dengan Laporan Polisi nomor LP/212/XII/2018/SMR/SPKT atas hilangnya sejumlah uang dalam brankas kantor dinas ini.

Pihak dinas PPAMD melaporkan kehilangan uang dari brankas kantor sebesar Rp 119 juta.

Berdasarkan informasi tersebut, Unit Tipikor curiga dan melakukan investigasi asal muasal sejumlah uang dalam brankas kantor tersebut.

"Karena berdasarkan aturan Kementerian Keuangan bahwa dana maksimal di brankas hanyalah sekitar 50 juta rupiah. Apalagi saat ini semua sudah melalui e-budgeting sehingga semua anggaran keuangan sudah melalui sistem transfer," terang Martin Aritonang.

Polres Samosir lalu melakukan pemanggilan kepada pejabat dari dinas tersebut dan melakukan beberapa konfrontir asal uang tersebut.

Pada pemeriksaan kepada Master Manik, eks Bendahara Pengeluaran PPAMD Samosir, diketahui uang tersebut sebagian yaitu sebesar Rp 69 juta berasal dari Dinas PPAMD Povinsi Sumatera Utara yang dititipkan oleh Helmian Sihotang.

"Dan sisanya sebesar Rp 50 juta bersumber dari potongan-potongan uang perjalanan dinas para pegawai dinas PPAMD Samosir selama tahun 2018," terang Martin Aritonang.

Halaman
12
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved