Liga 2 Ditunda Lagi, Inilah Alasan PSMS Tak Bubarkan Tim

Manajemen PSMS memngungkap alasan hingga saat ini masih tidak membubarkan skuat berjuluk Ayam Kinantan, meski Liga 2 ditunda lagi.

Tayang:
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pemain PSMS Medan mengikuti latihan rutin di Kebun Bunga, Medan, Kamis (1/10/2020). Liga 2 ditunda, PSMS Medan tetap melakukan persiapan untuk menjaga kondisi para pemain. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Manajer PSMS Mulyadi Simatupang menyatakan pihaknya masih optimistis kompetisi Liga 2 bakal tetap bisa digelar.

Menurutnya, hal itulah yang membuat manajemen PSMS hingga saat ini masih tidak membubarkan skuat berjuluk Ayam Kinantan itu.

Tim pelatih juga tetap mempersiapkan program latihan bagi tim. Ferdinand Sinaga Cs juga tetap menjalani program latihan yang diberikan termasuk program Latihan peningkatan fisik di Tanah Karo.

"PSMS sampai saat ini masih tetap optimis bahwa kompetisi liga 2 dilanjutkan. Sehingga persiapan tim tetap dilakukan, termasuk seminggu fisik pemain digenjot di dataran tinggi, Berastagi," ujarnya, Jumat (9/10/2020).

Mulyadi menjelaskan tujuan latihan di Berastagi selain untuk meningkatkan kualitas fisik, stamina, dan endurance (daya tahan) para penggawa PSMS, juga untuk memberikan suasana baru bagi Paulo Sitanggang dkk.

Apalagi sebelumnya skuat PSMS sempat batal menggelar latihan di Tanah Karo akibat Gunung Sinabung yang tiba-tiba erupsi kembali pada Agustus lalu.

"Disamping menggeber fisik, program latihan pemain di Berastagi juga untuk cari suasana baru. Jadi ada suasana yang beda dari latihan di Medan," terangnya.

Lebih lanjut, menurut Mulyadi, kompetisi akan lebih baik dilanjutkan. Ia menilai, kompetisi liga 1 dan liga 2 yang diikuti banyak tim juga sangat mempengaruhi banyak hal terlebih juga terkait perekonomian.

Menurutnya jika dihentikan, di samping dari sisi persepakbolanya, juga akan semakin membuat perekonomian terpuruk. Karena itu ia berharap liga tetap bisa digelar, namun dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Jadi kita harus optimis, harus yakin dengan protokol kesehatan. Jadi ya kita minta agar sepakbola ini bisa dilanjutkan lah. Liga 1 dan liga 2 ini juga kan melibatkan ratusan hingga ribuan orang dan juga banyak kepentingan," pungkas Mulyadi yang juga Kadiskanla Pemprov Sumut ini.

(Can/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved