Breaking News:

Pekan Kebudayaan Daerah Sumut Resmi Dibuka, Gelar Lomba Tradisional Secara Daring

Kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah tahun ini dilakukan dalam bentuk video yang dikirimkan ke panitia Pekan Kebudayaan Nasional.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN MEDAN/RECHTIN
PERLOMBAAN terompab yang dilakukan dalam rangka Pekan Kebudayaan Daerah Kota Medan di Istana Maimun, Minggu (11/10/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Gelaran Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Sumatera Utara resmi dibuka, di Sekretariat Komite Permainsn Rakyat dan Olahraga Tradisional (KPOTI) Sumut, Jalan Sering, Medan, Minggu (11/10/2020).

KPOTI Kota Medan dalam Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) ini mengirimkan 20 atlit olahraga tradisional.

Ketua KPOTI Kota Medan Masnur Lukito mengatakan Pekan Kebudayaan Daerah Sumatera Utara mengadakan perlombaan secara virtual.

"Karena pandemi covid-19 perlombaan dilakukan secara virtual. Namun ada satu olahraga tradisional yaitu congklak yang dilaksanakan secara langsung setelah acara pembukaan digelar," ujar Masnur, Senin (12/10/2020).

Ia menuturkan, kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah tahun ini dilakukan dalam bentuk video yang dikirimkan ke panitia Pekan Kebudayaan Nasional.

Baca juga: 15 Jenis Permainan Tradisional Tersedia di Lapangan Merdeka, Egrang Jadi Favorit

"KPOTI Kota Medan melaksanakan pengambiilan video di Lapangan Istana Maimun Kota Medan karena merupakan salah satu ikon kota medan.

Nantinya video yang kami buat ini akan dikirim dan diseleksi menuju ke Pekan Kebudayaan Nasional (PKN)," katanya.

Perlombaan Olahraga Tradisional dengan tajuk Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Sumatera Utara ini meliputi Lama-run egrang, egrang kreasi, satu menit permainan tradisional, bolak-balik balok, dan lomba bakiak kreasi.

Masnur mengatakan keseluruhan dilaksanakan  secara virtual kecuali congklak dilaksanakan secara langsung.

"Kgiatan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Sumatera Utara ini adalah tahap seleksi untuk puncaknya nanti di kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN). Dari 33 kabupaten dan kota yang berlaga akan muncul satu pemenang yang mewakili KPOTI Sumatera Utara ke Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) tahun 2020," pungkasnya.

Ketua KPOTI Sumut Agustin Sastrawan mengatakan PKD merupakan upaya memajukan kebudayaan yang dilakukan dengan pelestarian permainan rakyat dan olahraga tradisional.

Baca juga: KAMPUNG AUR Dilanda Banjir, Anak-anak Disana Malah Jadikan Genangan Air Sebagai Objek Permainan

"Pada PKD tahun ini, KPOTI menghelat sejumlah kompetisi permainan rakyat dan olahraga tradisional tingkat Sumut. Di antaranya egrang, bakiak kreasi bolak-balik balok dan congklak," tuturnya.

Ia mengatakan juara pada masing-masing kategori akan berhak mengikuti kompetisi tingkat nasional.

"Namun karena nasih pandemi, kita lombakan secara virtual. Kecuali permainan congklak digelar dengan tatap muka langsung. Kita tetap mematuhi protokol kesehatan. Juara di masing-masing kategori akan berhak ikut di kompetisi nasional," tutupnya.(cr14/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved