Breaking News:

TRIBUN-MEDAN-WIKI: Tradisi Mangokal Holi di Sumatera Utara

Sumatera Utara merupakan provinsi yang memiliki berbagai suku dan agama. Maka wajar sekali, tradisi di Sumatera Utara (Sumut) sangat kaya.

Istimewa
Tradisi Mangokal Holi di kalangan masyarakat Batak 

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Sumatera Utara merupakan provinsi yang memiliki berbagai suku dan agama. Maka wajar sekali, tradisi di Sumatera Utara (Sumut) sangat kaya.

Satu di antaranya tradisi Mangokal Holi.

Berdasarkan data Jurnal yang ditulis oleh Asfika Yogi Hutapea, bertajuk Upacara Mangokal Holipada Masyarakat Batak di Huta Toruan, Kecamatan Banuarea, Kota Taruntung, bahwa tradisi Mangokal Holi dulunya berasal dari kultur Batak pra-Kristen yang menganggap hal itu perlu sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada orang tua atau leluhur.

Penghormatan yang dimaksud seperti meninggikan posisi tulang-belulang di atas tanah, khusunya di bukit yang tinggi dengan batu yang keras.

Upacara Mangokal Holi yang artinya menggali kubur adalah salah satu upacara yang dianggap sakral bagi kehiduan masyarakat Batak Toba.

Upacara ini memiliki proses panjang mulai dari penggalian hingga pada proses pesta yang membutuhkan waktu hingga ber hari-hari lamanya.

Lamanya proses penggalian sampai acara pesta maka sekaligus juga agar terjalin kembali sistem kekerabatan dari generasi yang tertua sampai termuda.

Upacara Mangokal Holi ini bertujuan untuk mendapatkan Hagabean, Hasangapan dan Hamoraon (panjang umur, kehormatan, dan kekayaan).

Meskipun zaman terus berubah namun tradisi ini tetap dipertahankan hingga saat ini.

Halaman
12
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved