Breaking News:

Curi Sepeda Motor di Lokasi Pesta, Dua Pelaku Ditangkap Petugas Kepolisian

Polisi melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi termasuk saksi korban dan rekaman CCTV.

TRIBUN MEDAN/HO
KEDUA pelaku curanmor saat ditangkap petugas, Rabu (14/10/2020). 

T R I B U N-MEDAN.com, MEDAN - Dua pria yang diketahui bernama Sigit Pamungkas (24) warga Jalan Rumbia Gg Soor, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah dan Darul Adhar Nasution alias Tonggek (24) warga Jalan Cinta Karya Gg Subur Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, tak berkutik saat ditangkap petugas.

Keduanya ditangkap usai korban yang bernama Citra Destiani Br Sianipar (17) kehilangan sepeda motor saat menghadiri pesta ulang tahun temannya di Jalan Cinta Karya, kawasan Sari Rejo, Polonia pada Sabtu (10/10/2020) lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun, saat itu korban memarkirkan sepeda motornya di lokasi pesta.

Usai menghadiri hajatan temannya, korban sudah tidak melihat sepedamotor (sepmor) miliknya.

Lantas korban bersama temannya mencari sekitar lokasi pesta tapi hasilnya nihil sehingga korban membuat laporan ke Polsek Medan Baru.

Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Medan Baru, yang menindaklanjuti laporan korban.

Baca juga: Viral Komplotan Pelaku Curanmor Gunakan Becak di Medan, 2 Orang Diciduk Polisi

Polisi melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi termasuk saksi korban dan rekaman CCTV.

Hasilnya, kedua tersangka akhirnya ditangkap Unit Reskrim Polsrk Medan Baru dari rumahnya masing-masing pada Selasa (13/10/2020) kemarin.

"Ya, dua pelaku curanmor sudah kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini terungkap berawal dari laporan korban," ujar Kapolsek Medan Baru, Kompol Aris Wibowo melalui Kanit Reskrim, Iptu Irwansyah Sitorus, Rabu (14/10/2020).

Lanjut Iptu Irwansyah Sitorus, pihaknya melakukan interogasi kepada tersangka.

"Ia mengaku telah mencuri sepedamotor korban dengan cara mematahkan kunci stang. Sepedamotor hasil curian sudah dijual kedua tersangka kepada seorang penadah yang biasa dipanggil Didi (DPO) seharga Rp 3 juta," kata kanit.

Dalam kasus tersebut, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menangkap penadahnya.(mft/t r i b u n-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved