Breaking News:

55 Hari Jelang Pilkada di Sumut

Calon Wali Kota Binjai Rahmat Sorialam Fokus Kawasan Industri IT dan Perbaikan Sarana Air

Fokus pertama adalah ketahanan pangan, kedua lapangan kerja, apalagi di massa pandemi Covid-19 ini banyak yang putus kerja.

TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
CALON Wali Kota Binjai, Rahmat Sori Alam Harahap silaturahmi dengan tokoh masyarakat di Warkop Welly, Kamis (15/10/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, BINJAI - Calon Wali Kota Binjai, Rahmat Sori Alam Harahap yang diusung Partai Gerindra dan PKS memberi perhatian kepada sektor ketahanan pangan dan lapangan kerja.

Hal ini disampaikan ketika ditanyai programnya jika sukses pada Pilkada Binjai 2020.

"Fokus pertama adalah ketahanan pangan, kedua lapangan kerja, apalagi di massa pandemi Covid-19 ini banyak yang putus kerja. Secara ekonomi kita Indonesia babak belur," katanya Kamis (15/10/2020).

Setelah memperbaiki dua sektor tersebut, Rahmat juga menseriusi terkait pelayanan dan fasilitas publik, terutama di bidang kesehatan Puskesmas dan Posyandu.

Baginya pemimpin tidak boleh hanya tergantung dengan fasilitas yang disediakan negara tanpa menerapkan sistem yang humanis.

"Kalau ada  masyarakat sakit, pelayanan jangan ditunda dulu. Kalau BPJS mengurangi kan kita ada Kartu Binjai Sehat," katanya.

Baca juga: Hasil Pleno, Jumlah DPT Pilkada Binjai 179.560 Orang, Suara Perempuan Lebih Banyak

Untuk lapangan pekerjaan, Rahmat melihat ke depan bahwa Binjai berpotensi dilakukan pembangunan lapangan pekerjaan skala besar. Artinya ada target penyerapan lapangan pekerjaan skala besar di sektor industriliasasi IT.

"Binjai harus dibangun satu kawasan yang bisa menyerap lapangan pekerjaan skala besar. Ada industri IT bisa dimasukkan, jangan kimia berat, bisa rusak lingkungan. Misal Appl ,bikin pabrik di Binjai, Oppo di Binjai. Dan yang kerja orang Binjai, jadi SDMnya bangkit," jelasnya.

Saat ini, katanya, di Binjai yang perlu diperbaiki adalah fasilitas dan sarana air minum. Diakuinya, dirinya sering mendengar keluhan terkait air bersih yang diterimanya langsung dari masyarakat.

"Kalau fasilitas publik yang perlu dibenahi mungkin air minum. Di beberapa tempat saya dengar dari masyarakat kurang bersih. Jadi perlu dibangun sarananya. Dan memang air minum ini perannya sangat penting buat kebutuhan keseharian," katanya. (dyk/tri bun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved