Breaking News:

Pjs Wali Kota Medan Instruksikan OPD Ikut Aktif Cegah Covid-19

OPD Lingkungan Pemkot Medan diminta lebih aktif mencegah Covid-19 meski angka penularan di Kota Medan terus turun.

Dok. Humas Pemkot Medan
Rapat Evaluasi Tentang Penanganan Covid 19 dan Pelaksanaan Perwal Medan Nomor 27 Tahun 2020 di Ruang Rapat Taman Cadika Jalan Karya Wisata Kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor, Jumat (16/10/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Arief Sudarto Trinugroho menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan lebih aktif mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Medan.

Hal itu Arief sampaikan saat memimpin Rapat Evaluasi Tentang Penanganan Covid 19 dan Pelaksanaan Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kota Medan.

Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Taman Cadika, Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Jumat (16/10/2020).

Dalam rapat itu, Arief mengatakan, berdasarkan data dari Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumatra Utara (Sumut), selama 14 hari terakhir konfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan mengalami penurunan.

"Begitu pula dengan positif rate juga mengalami penurunan bersamaan dengan peningkatan recovery rate atau angka pasien yang mulai pulih," kata Arief seperti dalam keterangan tertulisnya.

Arief berharap, kondisi tersebut harus terus dipertahankan agar Covid-19 di Kota Medan segera berakhir.

Pada kesempatan itu, Arief menyampaikan, saat ini jumlah positif Covid-19 di Kota Medan yang tertinggi ada di tiga Kecamatan.

Adapun tiga kecamatan yang dimaksud, yakni Kecamatan Medan Helvetia, Medan Johor, dan Medan Timur.

Arief meminta agar fokus penanganan Covid-19 ini dilakukan di tiga Kecamatan tersebut tanpa mengecualikan kecamatan lainya.

"Saya minta, data Covid-19 terus diperbaharui setiap harinya serta dilakukan evaluasi dan membuat laporan mengenai apa saja yang telah dilakukan," tegasnya.

Pasalnya, menurut Arief, database dan evaluasi tersebut menjadi dasar dalam mengambil kebijakan dan langkah strategis penanganan Covid-19 di Kota Medan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Wiriya Alrahman menambahkan, masing-masing OPD sudah memiliki tugas yang telah diatur dalam Perwal Kota Medan Nomor 27 tahun 2020. 

"Oleh karenanya, saya minta semua pihak serius dalam menjalankan tugas tersebut sehingga Covid-19 di Kota Medan dapat segera berakhir," ujar Wiriya.

Penulis: Maria Arimbi Haryas Prabawanti
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved