Jembatan di Jalan Marelan Raya Keropos dan Rentan Roboh, Warga Gotong Royong Perbaiki
"Kalau menunggu pemerintah, sampai kapan? Keburu runtuh ini," kata Mahmud.
TRIBUN-MEDAN.com - Warga bergotongroyong memperbaiki jembatan di Jalan Marelan Raya, Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, yang mulai keropos.
Amatan Tribun Medan, Jumat (16/10/2020), tampak besi-besi kerangka jembatan sepanjang puluhan meter ini sudah mulai keropos dan berlepasan. Jembatan berguncang kuat saat ada kendaraan melintas.
Melihat kondisi jembatan yang rusak, beberapa warga berinisiatif memperbaikinya dan mengutip sumbangan kepada pengendara yang melintas.
Tampak para relawan secara bergantian melakukan pengelasan besi penyangga. Mereka akan berhenti sejenak jika ada pengendara yang hendak melintasi jembatan. Mahmud, warga Kelurahan Rengas Pulau yang ikut memperbaiki jembatan mengungkapkan bahwa perbaikan swadaya ini dilakukan mengingat jembatan ini sangat penting.
"Kita lakukan ini karena jembatan ini sangat vital untuk aktivitas perekonomian masyarakat Medan Marelan. Atas nama masyarakat kita bergotong royong memperbaiki jalan tanpa ada meminta biaya dari pemerintah," ungkapnya.
Jembatan Rengas Pulau ini menghubungkan wilayah Medan Marelan dengan Medan Deli, Medan Labuhan, ataupun Medan Belawan. Mahmud menjelaskan bahwa jembatan Rengas Pulau ini jika tidak diperbaiki berisiko membahayakan warga yang melintas.
"Bahayanya ini macam-macam, bisa terperosok kendaraan karena kan yang dilintasi sungai, risikonya sangat besar. Kalau jatuh sampai ke sungai belum ada. Sebelum yang fatal terjadi, kita perbaiki ini," ujarnya.
Mahmud menuturkan bahwa untuk memperbaiki jembatan dibutuhkan biaya belasan juta rupiah untuk membeli dan ratusan batang besi yang nantinya akan disisipkan ke besi yang sudah keropos. Ia mengatakan, pemerintah telah beberapa kali menyurvei kondisi jembatan. Namun hingga saat ini perbaikan yang ditunggu belum juga terealisasi.
"Pemerintah tolonglah bantuannya yang jelas. Bolak-balik ditinjau sampai saat ini reaksinya tidak ada. Cuma harapan-harapanlah yang kami dengar. Sementara ini belum ada bantuan. Kalau menunggu, pemerintah sampai kapan? Keburu runtuh ini," katanya.
Warga yang melintasi jembatan, Agus, menilai jembatan kelurahan Rengas Pulau sudah tidak layak untuk dilintasi pengendara.
"Sudah enggak layaklah. Coba bandingkan dengan jembatan di Kecamatan Medan Deli. Itu kan kokoh. Kalau jembatan ini, goncangannya kuat juga. Lalu, kalau malam juga gelap. Saya berharap dengan adanya warga melakukan perbaikan mandiri ini, pemerintah bisa lebih peka. Ini akses banyak orang. Kalau nanti putus bagaimana?" kata Agus.
Tipe Lama
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Zulfansyah sempat menanyakan jembatan Rengas Pulau adalah jembatan tipe lama dan keropos karena lokasinya dekat dengan laut.
"Ya, itu jembatan lama. Lagi pula di sana kan daerah yang dekat dengan laut, jadi penguapan air laut mempengaruhi percepatan korosifitas besi yang menjadi bagian dari konstruksi jembatan itu," ungkapnya, Sabtu (16/10/2020).
Zulfansyah mengatakan, pada tahun ini Pemko Medan berencana memperbaiki beberapa jembatan.
"Ada beberapa jembatan akan kita perbaiki menggunakan anggaran PAPBD tahun ini. Mungkin jembatan itu salah satunya. Untuk perbaikannya ya bentuknya berupa penggantian material yang berkarat dan pengecatan, jika itu jembatan besi. Kalau jembatan kayu ya dengan penggantian material kayunya yang sudah lapuk," ujarnya. (cr13)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/warga-saat-melakukan-perbaikan-mandiri-untuk-jembatan-kelurahan-rengas-pulau.jpg)