Breaking News:

Guru Tewas Dipenggal saat Berjalan Kaki, Pelaku Remaja 18 Tahun, Sempat Diancam, Ini Kronologinya

Seorang guru tewas dibunuh dengan cara sangat brutal, yakni dipenggal di sebuah jalan di Perancis sebelumnya sempat diancam.

mirror
Guru Tewas Dipenggal saat Berjalan Kaki, Pelaku Remaja 18 Tahun, Sempat Diancam, Ini Kronologinya. Guru sejarah dan geografi Samuel Paty 

TRIBUN-MEDAN.COM - Guru Tewas Dipenggal saat Berjalan Kaki, Pelaku Remaja 18 Tahun, Sempat Diancam, Ini Kronologinya

Seorang guru tewas dibunuh dengan cara sangat brutal, yakni dipenggal di sebuah jalan di Perancis sebelumnya sempat diancam.

Melansir The Sun, guru sejarah dan geografi bernama Samuel Paty (47) dibunuh dengan cara dipenggal pada Jumat (16/10/2020) setelah memperlihatkan kartun kontroversial Nabi Muhammad kepada murid-muridnya.

Atas insiden tersebut, polisi menangkap 9 orang termasuk orang tua dari seorang murid di sekolah tempat Samuel Paty mengajar.

Pembunuhnya disebut oleh kepolisian berusia 18 tahun, seorang pria asal Chechnya, Abdullakh Anzorov.

Pembunuhan itu juga terjadi ketika persidangan kasus serangan militan yang mengatasnamakan Islam pada tahun 2015 terhadap majalah satir Perancis, Charlie Hebdo karena menerbitkan kartun Nabi Muhammad.

Presiden Perancis, Emmanuel Macron mengatakan serangan itu memiliki semua ciri "serangan teroris Islam" dan guru bernama Paty telah dibunuh karena dia "mengajarkan kebebasan berekspresi".

Berbicara di tempat kejadian beberapa jam setelah peristiwa nahas itu terjadi, dia menekankan persatuan nasional.

"Mereka tidak akan menang, mereka tidak akan memecah belah kita," kata Macron.

Detik-detik serangan terjadi

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved