Breaking News:

Ratapan Bergema saat 2 Jenazah Korban Kebakaran Ditemukan Berpelukan di Bawah Tangga Rumah

Kebakaran hebat terjadi di sebuah warung yang menjajakan makanan ringan, pulsa dan gas elpiji di Jalan Sisingamangaraja, Pematangsiantar

Editor: jefrisusetio
TRIBUN MEDAN/ALIJA
WALI Kota Pematangsiantar Hefriansyah mengunjungi Ruang Instalasi Jenazah RSUD dr Djasamen Saragih usai peristiwa kebakaran yang terjadi di sebuah warung elpiji dan pulsa, Minggu (18/10/2020) pagi 

Namun, api makin membesar.

Api baru bisa dipadamkan pada Pukul 10.15 WIB yang dilanjutkan dengan pendinginan dan evakuasi terhadap kedua korban jiwa.

Suasana histeris menyelimuti lokasi kebakaran.

Beberapa anggota keluarga dan kerabat tak kuasa membendung tangis melihat kedua korban meninggal berpelukan di bawah tangga.

"Tolong Oh Tuhan, bagaimana ini," ujar seorang keluarga korban melihat kondisi jenazah yang nyaris tak bisa dikenali.

Kapolsek Siantar Martoba Iptu Amir Mahmud mengaku belum bisa memberi keterangan lengkap, sebelum hasil penyelidikan dikeluarkan.

Ia menyebutkan jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar.

"Informasi yang kita terima, awalnya kedua korban ini ribut-ribut. Mungkin ributnya karena panik melihat ada api. 'api-api' mungkin gitulah keributan kedua korban itu," ucap Kapolsek usai mengutip keterangan tetangga korban.

"Informasinya lagi, ada minyak di dalam ruko. Kemungkinan percikan api itu nyambar ke minyak. Tapi kita tunggu lah hasil dari Identifikasi. Korban ditemukan di bawah tangga dengan posisi berpelukan," ujar Iptu.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pematangsiantar Josua Haloho mengatakan, pihaknya mendapat informasi kebakaran sekira pukul 09.10 WIB.

"Lima unit mobil damkar kita kerahkan dan berhasil memadamkan api. Ada dua orang perempuan yang menjadi korban dan sudah dievakuasi tadi," katanya singkat.

Atas peristiwa ini, kerugian material di perkirakan mencapai Rp 100 juta.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan telah memasang garis polisi di ruko dua lantai tersebut.

Sesuai rencana, jenazah akan dibawa ke kampung halaman masing-masing untuk dikebumikan.

(Alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved