Ketidakjelasan Liga 2 Berdampak Terhadap Psikis dan Fisik Pemain PSMS

Ketidakjelasan kapan liga 2 bergulir membuat kondisi psikis dan fisik para pemain jadi ikut terdampak.

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Asisten pelatih PSMS Medan Ansyari Lubis (tengah) memberikan arahan saat memimpin latihan di Kebun Bunga, Medan, Rabu (21/10/2020). Latihan terus digelar untuk menjaga kondisi pesepakbola agar dapat tampil maksimal dalam lanjutan Liga 2. 

Laporan wartawan Tribun Medan Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketidakjelasan kapan liga 2 bergulir membuat kondisi psikis dan fisik para pemain jadi ikut terdampak.

Asisten pelatih PSMS Medan Ansyari Lubis mengatakan pihaknya dalam latihan kali ini untuk melakukan pemulihan kondisional.

"Ini semua sudah arahan dari coach Gomes De Oliveira saya cuma hanya melanjutkan karena kita sudah berapa hari tidak latihan jadi kita melakukan pemulihan kondisional," katanya pascamelatih delapan pemain PSMS Medan di Kebun Bunga, Rabu (21/10/2020).

Tapi, pemulihan ini semuanya dilakukan dengan bola sehingga mengetahui ball positition dari para pemain yang sudah lama tidak latihan.

"Ketika kita tidak latihan pasti kurang rasa percaya dirinya. Dan itu yang kita perbaiki," ujarnya.

Mengenai bagaimana performa para pemain, Ansyari menyatakan karena tidak ada kepastian kapan kompetisi dilakukan, semuanya terdampak baik dari psikis dan kondisi fisik.

"Nah itukan tidak boleh kita buat latihannya dengan intensitas tinggi, jadi kita pelan-pelan untuk memberikan latihan kepada para pemain," katanya.

Ansyari menyatakan latihan ini juga maintenance untuk pemain agar mereka tidak kehilangan rasa dan kepercayaan diri serta tidak kehilangan dari kondisi fisik mereka.

"Saya rasa latihan ini mengarah ke itu saja," ujarnya.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved