Breaking News:

Jalur Sepeda Jadi Lahan Parkir Liar, Pesepeda Pasrah Bergabung dengan Pengendara Sepeda Motor

Qamarin juga berharap pihak pemerintah setempat turut menindak tegas pengendara sepeda motor yang mengambil jalur khusus sepeda.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Royandi Hutasoit
Tribun Medan
Mobil parkir di jalur sepeda Jalan Setia Budi Medan, Minggu (12/7/2020) 

TRIBUN-MEDAN.com - Jalur Sepeda di Medan Kini Jadi Lahan Parkir Liar, Pesepeda Pasrah Bergabung dengan Pengendara Sepeda Motor

Tribun-Medan.com, Medan - Kota Medan saat ini memiliki beberapa kawasan untuk para pesepeda melintas di jalan raya.

Hal ini dapat terlihat di sepanjang Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Sunggal, Medan memiliki jalur bercat hijau dengan adanya lambang sepeda yang diperuntukkan khusus pengendara sepeda.

Namun, tampaknya jalur sepeda ini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal lantaran masih banyak pengendara sepeda motor hingga mobil justru menggunakan jalur sepeda sebagai lokasi parkir.

Amatan Tribun Medan, Kamis (22/10/2020) tampak para sepeda motor dan beberapa mobil di depan turut parkir di zona hijau pengendara sepeda yang kemudian jadi lahan parkir liar untuk mendulang keuntungan.

Malfin, warga kecamatan Medan Sunggal ini turut menyayangkan fasilitas khusus pesepada justru dimanfaatkan menjadi lahan parkir liar. Namun, ia juga menilai bahwa jalur sepeda di kawasan tersebut dinilai kurang efektif.

"Sayang sekali tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Padahal kan tujuannya juga biar ada jalur pesepeda berkendara dengan aman. Tapi memang di kawasan Setia Budi ini memang padat kali kendaraannya.

Belum lagi di wilayah ini kan padat toko-toko yang hanya berjarak sedikit dengan trotoar. Ya mau gak mau parkirnya di pinggir jalan pas di jalur sepeda itu kan," ungkap Malfin.

Tidak hanya Malfin, Nur Qamarin warga sekitar juga turut bersepeda ini menuturkan bahwa ia hanya dapat bersepeda di Minggu pagi. Ia juga turut kesal lantaran jika di hari biasa, terlebih di siang atau sore hari, ia terpaksa bergabung dengan para pengendara sepeda motor atau mobil untuk melintas.

"Kesal lah. Kita cuma bisa pakai itu hari Minggu pagi doang, kalau udah siang apalagi sore dimakan jalannya sama kereta-kereta itu. Ya mau gak mau kita ke tengah lah, kan gak mungkin ditabrak kereta yang parkir," ujar Qamarin.

Qamarin juga berharap pihak pemerintah setempat turut menindak tegas pengendara sepeda motor yang mengambil jalur khusus sepeda.

"Ini jalur sengaja dibuat untuk pesepeda. Tolong harusnya ditindak tegaslah, kemana lagi kami melintas kalau gak di jalur ini. Apalagi sekarang udah banyak tukang parkir liar, kalau dibiarkan pasti merajalela. Percuma aja dibuat kalau gak bisa digunakan," pungkasnya.

(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved