Breaking News:

Penanganan Covid

Sudah 3.000 KTP Ditahan Karena Langgar Prokes Covid-19 di Kota Medan

Sejak dilakukannya penindakan bagi warga yang melanggar protokol kesehatan di Kota Medan, sudah ada ribuan KTP yang ditahan.

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/HO
Kecamatan Medan Barat lakukan sosialisasi Perwal No.27/2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pada kondisi Pandemi Covid-19 di Kota Medan, Kamis (22/10/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sekretaris Satpol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputra Harahap mengatakan, sejak dilakukannya penindakan bagi warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes), sudah ada ribuan KTP yang ditahan.

"Sejak melakukan penindakan, sudah ada 3.000 KTP milik warga yang kita tahan karena kedapatan tidak memakai masker," katanya saat melakukan sosialisasi Perwal Nomor 27 tahun 2020, kepada para penggiat koperasi dan pelaku UMKM di Kota Medan di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Gedung PKK, Jalan Rotan Medan, Kamis (21/10/2020).

Dikatakannya, Satpol PP sebagai aparatur penegakan peraturan, terutama perda dan perwal tidak akan mentolerir pelaku usaha yang tidak melaksanakan Perwal No.27/2020 tersebut guna mencegah penularan Covid-19.

Termasuk, masyarakat maupun ASN di seluruh lingkungan Pemko Medan.

"KTP itu kita tahan selama tiga hari, setelah itu warga bisa mengambilnya kembali di Kantor Satpol PP Jalan Arif Lubis Medan," katanya.

Di hadapan penggiat koperasi dan UMKM yang hadir, Rakhmat mengajak agar para pelaku usaha tersebut menerapkan protokol kesehatan seperti yang telah telah diamanahkan dalam Perwal No.27/2020.

"Kita tidak melarang penggiat koperasi dan pelaku UMKM untuk berusaha, tapi mari kita laksanakan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya sehingga roda perekonomian tetap bergeliat di tengah pandemi Covid-19," katanya.

Sebagai upaya untuk membangkitkan kembali perekonomian yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, katanya Pemko Medan pun berharap dunia usaha, terutama para penggiat koperasi dan UMKM agar tetap beroperasi yang diikuti dengan penerapan protokol kesehatan, guna mencegah terjadinya cluster baru penularan virus Corona di tengah-tengah masyarakat.

"Selain perekonomian tumbuh, penularan Covid-19 juga bisa diminimalisir," katanya.

Khusus ASN imbuh Rakhmat, mereka juga telah mendatangi sejumlah OPD di lingkungan Pemko Medan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved