Breaking News:

47 Hari Jelang Pilkada di Sumut

KPU Asahan Akan Gelar Dua Kali Debat Pilkada, Berpotensi Dilaksanakan di Luar Kota

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Asahan memastikan akan menggelar dua kali debat Pilkada yang akan berlangsung pada bulan November 2020 mendatang.

Tribun Medan/Mustaqim Indra Jaya
Komisioner KPU Asahan Samiun Sembara Marpaung 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Asahan memastikan akan menggelar dua kali debat Pilkada yang akan berlangsung pada bulan November 2020 mendatang.

Debat itu nantinya akan diikuti seluruh Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Asahan, yakni Nurhajizah Marpaung-Henri Siregar, Surya-Taufik Zainal Abidin dan Rosmansyah-Winda Fitrika.

Komisioner KPUD Asahan, Samiun Sembara Marpaung menyebutkan, awalnya pihaknya berencana menggelar debat publik bagi peserta Pilkada Asahan tersebut pada tanggal 4 November 2020 dan 25 November 2020.

Namun, dipastikan ada perubahan, menyesuaikan dengan jadwal KPU Sumut.

"Debat publik digelar dua kali. Awalnya tanggal 4 (November) sama tanggal 25 (November), tapi berhubung dua hari yangblalu ada masuk pemberitahuan, KPU Sumut ada rapat tanggal 2 sampai 4 November. Jadi debat publik yang pertama bakal diundur. Ancang-ancangnya satu minggu kemudian," jelas Samiun, Jumat (23/10/2020).

Samiun pun menyatakan, tak tertutup kemungkinan pelaksanaan debat Pilkada tersebut berlangsung di luar Kabupaten Asahan.

Adapun yang menjadi alasan apabila kegiatan tersebut akhirnya berlangsung di luar kota, yakni sebagai antisipasi hadirnya massa pendukung dalam acara debat publik para paslon tersebut.

Sebab KPU Asahan selaku penyelenggara harus bisa memastikan prosesi debat Pilkada yang dilaksanakan sebanyak dua kali itu, tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Kalau tidak di Asahan, di Kota Medan. Karena ini dalam situasi covid, sebaiknya dilakukan di luar kota. Kalau di luar kota nanti semua paslon difasilitasi KPU, hanya paslon saja," ungkapnya.

"Seluruh masyarakat dan setiap pendukung paslon tetap bisa menyaksikan melalui siaran televisi. Kalau tidak bisa siaran live, akan ditayangkan siaran tunda. Tapi pastinya kegiatan itu akan kami sosialisasikan kepada masyarakat, TV mana yang akan menayangkan, karena masyarakat berhak tahu dan pasti pengin mendengarkan langsung gagasan dan visi misi dari paslon," tambah Samiun.

Kegiatan debat publik itu akan melibatkan empat orang tim penyusun materi yang memiliki latar belakang sebagai akademisi, tokoh masyarakat, maupun kalangan profesional.

"Tiga dari Medan dan satu dari Asahan. Siapa saja, belum bisa dipublish, karena belum di SK kan. Nanti kalau sudah di SK-an akan disampaikan," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved