Breaking News:

Cerita Letkol Villa, Komandan Wanita Pasukan PBB di Sudan, Pakai Rompi Antipeluru 8 Kg Biar Aman

Villa merupakan perempuan pertama yang terpilih menjadi komandan pasukan perdamaian di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

koleksi Letkol (Sus) Revilla Oulina Piliang
Letkol (Sus) Revilla Oulina Piliang dengan seragam Unamid-nya. 

TRIBUN-MEDAN.com - Body vest wajib dikenakan Letnan Kolonel (Sus.) Revilla Oulina Piliang ketika menjalankan tugasnya sebagai Chief U9 Cimic Unamid di Sudan.

Rompi antipeluru itu merupakan perlengkapan standar selain senjata api yang tidak boleh lepas dari badannya.

Villa, panggilan akrab ibu dua anak berusia 46 tahun itu, menceritakan pengalamannya selama memimpin pasukan perdamaian PBB di Sudan dalam kunjungan ke kantor Tribun Network di Palmerah, Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Trending Naruto Mati, Wanita Muda Ini Menangis Terisak-isak, Manga Boruto Chapter 51 Bikin Heboh

Baca juga: Tinggal Bersama Mayat Orangtuanya selama 3 Hari, Bocah 5 Tahun: Ayah Ibu Tidur Lama hingga Hitam

Villa merupakan perempuan pertama yang terpilih menjadi komandan pasukan perdamaian di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Ia bertugas sebagai Chief U9 Cimic (Civil Military Co-operation) yang menjadi bagian dari United Nations African Union Mission (Unamid). Unamid adalah pasukan penjaga perdamaian PBB di Sudan.

tribunnews
(Letkol) Revilla Oulina menjadi salah satu anggota TNI yang ditugaskan menjadi bagian dari pasukan perdamaian PBB di Sudan, Afrika Utara. (ISTIMEWA)

Saat datang ke kantor Tribun Network, Villa mengenakan seragam lengkap Tentara Nasional Indonesia (TNI), baret biru dengan lambang PBB di kiri.

Villa pun berbagi cerita bagaimana dirinya bisa mengemban tugas di Sudan, Afrika Utara, untuk perdamaian dunia.

Awalnya, menurut Villa, ia menjalani serangkaian tes di Mabes TNI. Seperti tes kesehatan umum, kesehatan jiwa, komputer, tes mata, setir mobil, dan bahasa.

Villa lulus dan menjadi salah satu yang terpilih mewakili Indonesia bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian Unamid di Darfur, Sudan, tepatnya di Kota Elfasher.

Baca juga: Pekan Depan Libur Panjang Oktober 2020, Ini Wilayah Zona Merah yang Perlu Dihindari Jika Ingin Cuti

Baca juga: Betapa Hancurnya Hati Seorang Barista Pria Ini saat Melihat Mantan Foto Prewed di Tempat Kerjanya

"Sampai di Sudan itu kami dites lagi. Kalau tidak lulus dikembalikan ke negara masing-masing," ujar Villa kepada Tribun Network.

Setelah melalui serangkaian tes, Villa pun diberi tugas sebagai Chief U9 Cimic yang bertugas bertemu langsung dengan masyarakat di Sudan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved