Breaking News:

Ikut Ajang Pekan Kebudayaan Nasional Virtual, Begini Cara Peserta Asal Medan Atur Jadwal Latihan

PKN tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yaitu diselenggarakan secara virtual melalui Zoom ataupun streming Youtube.

TRIBUN MEDAN/KARTIKA
AQILA, peserta lomba congklak virtual saat mempersiapkan diri mengikuti lomba di Sekretariat KPOTI Sumut, Sabtu (24/10/2020). 

Tribun-Medan.com, Medan - Delapan delegasi Sumut menjadi perwakilan dalam ajang Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2020 untuk kategori permainan tradisional.

Namun, PKN tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yaitu diselenggarakan secara virtual melalui Zoom ataupun streming Youtube.

Tentu, bertanding tanpa bertemu kompetitor langsung akan berbeda saat bertanding langsung. Rasa gugup juga turut dirasakan para peserta lomba Bolak Balik Balok Asal Medan, Ariel Pulungan.

Ariel mengungkapkan sempat merasakan ada rasa gugup saat persiapan menuju lomba. Ariel sendiri merupakan juara pertama lomba bolak balik asal Medan yang menjadi perwakilan ke Nasional.

"Rasa gugup pasti adalah kak. Apalagi ini ditandingkan secara online tapi karena udah banyak latihan, Lama-lama rasa gugup ini hilang," ungkap Ariel kepada Tribun-Medan.com, Minggu (25/10/2020).

Untuk latihannya, Ariel sendiri dibantu temannya untuk memantau latihan yang ia lakukan setiap pagi. Ariel yang masih berstatus SMP ini menuturkan agar tidak mengganggu sekolahnya, ia melakukan latihan setiap pagi sebelum sekolah.

Baca juga: Pekan Kebudayaan Daerah Sumut Resmi Dibuka, Gelar Lomba Tradisional Secara Daring

"Kalau untuk latihan saya pagi pagi sekali karena sekolah virtual saya kan dari jam 9 sampai jam 12. Pagi pagi saya sudah bangun untuk latihan. Agar sekolah virtual saya tidak terganggu," ujarnya.

Senada dengan Ariel, Aqila, peserta asal Medan dengan cabang Congklak juga turut rutin melakukan latihan tiap malam setelah selesai dengan kegiatan sekolah.

"Kalau latihan ada jadwal khusus, biasanya tiap malam jam 8 sampai jam 9 biar gak ganggu jam sekolah juga. Terus kalau untuk tahun ini secara online pastinya deg-deganlah takut ada terkendala jaringan, syukurnya gak ada masalah," kata Aqila.

Aqila sendiri menuturkan menggunakan aplikasi khusus dalam melakukan latihan congklak.

"Ya ada aplikasi khusus dari pusat. Karena udah sering latihan jadi terbiasa. Semoga bisa bawa nama baik provinsi," pungkas Aqila.(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved