BPJamsostek Sumbagut Lakukan Kegiatan Promotif Preventif dan Bagikan Helm Motor

Pelatihan ahli K3 umum diikuti oleh 10 orang yang mewakili dari perusahaan yang memenuhi persyaratan.

Tribun Medan
Deputi Direktur Bpjamsostek Wilayah Sumbagut Panji Wibisana saat membagikan helm mototr sebagai rangkaian kegiatan Promotif Preventif BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2020. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Hingga Agustus 2020, jumlah klaim Jaminan Kecelakaan Kerja di BPJamsostek Wilayah Sumbagut mencapai 8422 tenaga kerja. Untuk itu BPJamsostek terus melaksanakan rangkaian kegiatan Promotif Preventif BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2020.

"Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut dapat meminimalisir jumlah kecelakaan kerja baik yang terjadi di tempat kerja maupun di lalu lintas," kata Deputi Direktur Bpjamsostek Wilayah Sumbagut Panji Wibisana, Sabtu (31/10/2020) di Medan.

Salah satu kegiatan promosi preventif tersebut diwujudkan berupa pelatihan ahli K3 umum dan pemberian Alat Pelindung Diri (APD) helm motor kepada perusahaan yang memenuhi persyaratan yang dilakukan pekan lalu.

Baca juga: BP Jamsostek Berikan Empat Jenis Relaksasi Iuran

Dijelaskannya pelatihan ahli K3 umum diikuti oleh 10 orang yang mewakili dari perusahaan yang memenuhi persyaratan.

"Harapan kami dengan adanya kegiatan pelatihan ahli k3 umum ini dapat meningkatkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan,” katanya.

Dia menambahkan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh perusahan yang terpilih adalah jumlah tenaga kerja minimal 200 orang dan jumlah iuran paling sedikit Rp 200 juta.

Panji menambahkan selain pelatihan ahli K3, pihaknya memberikan APD helm motor sebanyak 500 buah diserahkan kepada perusahaan yang memenuhi syarat yang ada di wilayah kerja Sumbagut.

Ia berharap pemberian APD Helm motor dapat ditingkatkan jumlah unitnya, agar potensi perusahaan yang ada dapat memanfaatkan APD tersebut sebagai sarana preventif terhadap risiko kecelakaan kerja, khususnya dalam perjalanan berangkat atau pulang dari rumah ke tempat kerja.

BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan klaim Jaminan Kecelakaan kerja meninggal dunia kepada ahli waris tenaga kerja Heri Muliono dari perusahaan Purna Bakti Mandiri sebesar Rp 182.573.131.

Ahli waris Ponem dari perusahaan Serasi Jaya Sejati sebesar Rp. 177.142.890, ahli waris Jaka Sutiono dari perusahaan Panaindo Utama Medan sebesar Rp. 206.051.247 dan ahli waris atas nama waris dari perusahaan Bengkel KM 29 sebesar Rp. 147.520.000.

BPJamsostek Wilayah Sumbagut juga terus melakukan upaya agar perusahaan mendaftarkan dan mengikutsertakan seluruh pekerjanya dalam program jaminan sosial tenaga kerja.

"Dalam memberikan Perlindungan Jaminan Sosial yang menyeluruh, BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan kolaborasi, edukasi, sosialisasi dan akuisisi kepada seluruh pekerja dan pemberi kerja baik di sektor penerima upah maupun bukan penerima upah yang belum mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial utamanya perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan," kata

Dalam hal perusahaan tidak mau melaksanakan kewajibannya maka peran BPJamsostek adalah
melakukan surat teguran kepada perusahaan tersebut, dan jika diperlukan maka BPJamsostek akan berkoordinasi dengan instansi (Kejaksaan Negeri, KPKNL, Disnaker, dll) dalam menjalankan perintah UU maupun dalam melaksanakan law enforcement.pungkasnya (sep/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved