Breaking News:

Pelaku Rudapaksa 2 Putri Kandung di Taput Kabur dari Sel Tahanan Polsek Pahae

Pelaku rudapaksa dua putri kandung, berinisial RS melarikan diri dari sel tahanan Polsek Pahae, Polres Tapanuli Utara.

Ilustrasi Penjara 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pelaku rudapaksa dua putri kandung, berinisial RS melarikan diri dari sel tahanan Polsek Pahae Jae, Polres Tapanuli Utara.

Pelaku merupakan warga Desa Janji Angkola, Kecamatan Purba Tua, Kabupaten Tapanuli Utara yang berprofesi sebagai tukang sadap tuak (mandedes tuak).

Pelaku ditangkap karena merudapaksa dua putri kandungnya sendiri berinisial NS (14) dan ENS (15).

Akibat ulah bejat pelaku tersebut, salah satu putri kandungnya hamil.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan, pelaku melarikan diri pada Jumat (30/11/2020) subuh.

Tatan menyebutkan bahwa pelaku kabur setelah menggergaji sel jeruji bawah.

"Kejadiannya terjadi antara pukul 03.00 sampai dengan 04.00 WIB. Dia lari dengan cara jeruji bawah digergaji oleh tahanan tersebut," ungkapnya kepada Tribunmedan.com, Senin (2/10/2020).

Tatan menyebutkan bahwa pelaku hingga saat ini masih dalam pengejaran oleh pihak Polres Tapanuli Utara.

"Polres Taput saat ini sudah mendeteksi pelaku yang kabur, dan saat ini sedang dalam pengejaran," pungkasnya.

(vic/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved