Breaking News:

36 Hari Jelang Pilkada di Sumut

Sejumlah APK Paslon Terpasang di Batang Pohon, Ini Kata Ketua Bawaslu Asahan

Sejumlah alat peraga kampanye (APK) berupa poster milik pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Asahan terpasang di beberapa batang pohon

Tribun-Medan.com/Mustaqim Indra Jaya
APK milik pasangan Surya-Taufik Zainal Abidin dan pasangan Rosmansyah-Winda Fitrika yang terpasang menyalahi aturan yakni menempatkan APK mereka di batang pohon yang berada di kawasan Jalan Tusam, Kisaran, Selasa (3/11/2020). Bawaslu Asahan berjanji akan turunkan APK yang menyalahi aturan tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Sejumlah alat peraga kampanye (APK) berupa poster milik pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Asahan terpasang di beberapa batang pohon di kawasan Jalan Tusam, Kisaran, Kabupaten Asahan.

Pantauan Tribunmedan.com pada Selasa (3/11/2020), APK yang terpasang di batang pohon tersebut merupakan milik pasangan Surya-Taufik Zainal Abidin dan pasangan Rosmansyah-Winda Fitrika.

Ketika dikonfirmasi hal tersebut kepada Ketua Bawaslu Asahan, Khomaidi Hambali Siambaton berjanji akan menertibkan APK yang menyalahi aturan tersebut, berkoordinasi dengan Satpol PP Pemkab Asahan.

"Terkait APK yang terpasang tak sesuai ketentuan akan ditertibkan. Dan bawaslu sudah koordinasi dengan Satpol PP. Karena yang berwenang melakukan penertiban adalah personel Satpol PP. Bawaslu hanya memberikan rekomendasi," sebut Khomaidi, di kantornya, Jalan Mahoni Kisaran, Selasa.

Khomaidi menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan KPU Asahan mengenai APK milik paslon yang terpasang menyalahi aturan tersebut.

Menurutnya, koordinasi tersebut bertujuan agar KPU Asahan segera menyurati tim kampanye paslon.

Ia berharap masing-masing tim kampanye paslon langsung menurunkan APK yang melanggar aturan di seluruh wilayah Kabupaten Asahan, termasuk yang terpasang di batang pohon di kawasan Jalan Tusam, Kisaran.

"Bawaslu juga akan koordinasi dengan KPU dan jajaran dibawahnya. Usai koordinasi itu KPU beri peringatan, lalu memerintahkan tim kampanye untuk menurunkan APK yang melanggar dalam kurun 1 x 24 jam. Bila tetap tidak diindahkan, maka akan diberihkan oleh Satpol PP," jelasnya.

Khomaidi pun mengimbau kepada seluruh tim kampanye paslon Pilkada Asahan untuk mematuhi aturan dan kesepakatan yang telah ditetapkan.

Ia berharap, seluruh paslon yang hendak dipilih di Pilkada Asahan 2020 harus mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, dengan menaati setiap aturan yang ada.

"Seluruh APK dan BK (bahan kampanye yang ada identitas dari paslon, terpasang tidak sesuai ketentuan akan ditertibkan setelah melalui proses," ujarnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved