Breaking News:

Tiga Pelaku Bongkar Rumah Ditangkap, Tertangkap saat Jual Laptop Hasil Curian Milik Korban

Peristiwa pencurian dengan pemberatan terhadap korban terjadi Kamis (29/10/2020) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

TRIBUN MEDAN/HO
TIGA tersangka pelaku pencurian sesaat usai tertangkap Tim Tekab Polres Tanjungbalai, Senin (2/11/2020) dini hari. Para tersangka melakukan pencurian dengan cara membongkar dinding rumah korban. 

TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Tim Tekab Sat Reskrim Polres Tanjungbalai akhirnya bisa mengungkap para pelaku pencurian dengan pemberatan di rumah yang dihuni Ellen Nora (19) di Jalan Sudirman, Aspol, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai.

Para tersangka yang dimaksud merupakan warga Kota Tanjungbalai, masing-masing beridentitas Surya Darma Sinaga alias Bagong (32) warga Jala Abadi, Anhar Sinaga alias Ceklo (38) warga Jalan M Abbas Gang Perak dan Nur Azmi alias Dedek (29) warga Jalan Tendean.

Peristiwa pencurian dengan pemberatan terhadap korban terjadi Kamis (29/10/2020) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Akibatnya korban kehilangan satu unit laptop merek Acer serta dua unit android merek Oppo.

"Kasus ini terungkap, setelah petugas meminta korban untuk memancing tersangka dengan berpura-pura ingin membeli laptop. Setelah menyepakati harga, korban dan salah satu tersangka pun sepakat bertemu," kata Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira, Senin (2/11/2020).

Lanjut Putu, kesempatan itu pun dimanfaatkan polisi untuk menangkap pelaku. Hingga akhirnya petugas mengamankan Nur Azmi alias Dedek yang datang membawa laptop milik korban pada Senin (2/11/2020) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Baca juga: Viral di Media Sosial Kasus Pencurian Data, Berawal dari Jualan di Online

Petugas pun menginterogasi Dedek. Dari keterangannya, diperoleh bahwa aksi kejahatan itu dilakukan bersama dengan dua orang temannya, Bagong dan Ceklo.

"Tersangka Bagong ditangkap di rumah. Sementara tersangka Ceklo diamankan dari sebuah warnet di Jalan Sungai Dua," sebut Putu.

Ketiganya beserta barang bukti lalu diboyong ke Mapolres Tanjungbalai untuk menjalani proses penyidikan.

Adapun barang bukti yang disita berupa satu unit laptop milik korban, satu unit android merek Oppo milik korban, tiga unit handphone milik pelaku serta uang tunai Rp 30 ribu yang merupakan sisa penjualan android milik korban.

"Para tersangka mengambil harta benda korban dengan cara merusak dinding rumah korban," ujarnya.

Para tersangka dalam kasus ini terancam dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan.(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved