Breaking News:

Begini Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Medan Terhadap APBD 2021

Rapat Paripurna akan dilanjutkan Senin (9/11/2020), dengan agenda mendengar Nota Jawaban Kepala Daerah, di Gedung DPRD Medan.

DOK. Humas Pemerintah Kota Medan
Ketua DPRD Medan Hasyim, saat menyerahkan dokumen pemandangan seluruh fraksi kepada Pjs Wali Kota Medan Arief Sudarto Trinugroho, pada Rapat Paripurna, di Gedung DPRD Medan, Selasa (3/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan Arief Sudarto Trinugroho didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman, menghadiri Rapat Paripurna, di Gedung DPRD Medan, Selasa (3/11/2020).

Adapun agenda rapat tersebut adalah Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan terhadap Nota Pengantar Kepala Daerah, atas Rancangan peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021.

Fraksi PDI-Perjuangan melalui Margaret, mendapat kesempatan pertama untuk menyampaikan pandangannya.

Pada kesempatan tersebut, Margaret mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan agar tidak lengah dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

“Melalui penegakan Peraturan Wali Kota (Perwal)  Medan Nomor 27/2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pada Kondisi Pandemi Covid-19 di Kota Medan, diharapkan penyebaran  Covid-19 dapat ditekan menjadi seminimal mungkin,” kata Margaret, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Setelah itu, Margaret membahas masalah peredaran narkoba dan kebrutalan pelaku begal yang akhir-akhir ini kembali marak di Kota Medan, dan menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat.

“Kami minta Pemkot Medan khususnya Pjs Wali Kota menginstruksikan camat, lurah, dan kepala lingkungan agar bekerja sama dengan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan peredaran narkoba di lingkungan masing-masing," katanya.

Tak hanya itu, lanjut Margaret, fraksinya meminta Pjs Wali Kota Medan berkoordinasi dengan Polrestabes Medan guna menekan tindakan kriminalitas dan peredaran narkoba.

Selanjutnya, perwakilan Fraksi PAN Sukamto mengatakan, di tengah persoalan pandemi Covid-19, banyak usaha yang belum pulih bahkan tutup karena tidak bisa bertahan.

Untuk itu, Fraksi PAN meminta Pemkot Medan meningkatkan pendapatan daerah, dengan bersungguh-sungguh menekan kebocoran dan meminimalkan kerugian akibat biaya ekonomi tinggi yang tiap tahunnya mencapai lebih dari 30 persen.

Halaman
12
Penulis: Inadha Rahma Nidya
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved