Breaking News:

News Video

Penembak Polisi Tak Terima Diperlakukan Kasar Saat Ditangkap, Kuasa Hukum Siap Gugat ke Komnas HAM

Tim Kuasa Hukum akan melaporkan penganiayaan yang dialami tersangka Kamiso usai menyerahkan diri ke Polsek Percutseituan di mana kakinya ditembak.

Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: M.Andimaz Kahfi

Penembak Polisi Tak Terima Diperlakukan Kasar Saat Ditangkap, Kuasa Hukum Siap Gugat ke Komnas HAM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Kuasa Hukum akan melaporkan penganiayaan yang dialami tersangka Kamiso usai menyerahkan diri ke Polsek Percut Seituan di mana kakinya ditembak dan patah.

Tim Kuasa Hukum Kamiso dari Lembaga Bantuan Hukum Humaniora, Dr Redyanto Sidi menegaskan bahwa selain ditembak, kliennya juga dianiaya secara keji hingga giginya sompel.

"Kita akan melakukan penegakan hukum terhadap peristiwa pidana yang dialami nya, khusunya terhadap dua hari yang tidak diketahui di mana.

Di mana keterangan klien kita dia mengalami penganiayaan secara keji, kepalanya diikat tangannya diborgol dan giginya ditokok sehingga sompel dengan senjata tumpul.

Menurut klien kita itu adalah gagang senjata api," tuturnya saat diwawancarai tribunmedan.di, Rabu (4/11/2020) di Kantor depan Mapolrestabes Medan.

Redy menegaskan pihaknya akan melaporkan penganiyaan yang dialami Kamiso ke Propam Polda dan Komnas HAM.

"Kami tegaskan lagi bahwa kami akan melakukan langkah-langkah hukum.

Untuk mewujudkan keadilan bagi klien terhadap peristiwa yang tadi karena keadilan itu milik semua, bukan milik seseorang atau milik siapapun.

Kami akan membuat laporan ke Polda dan Komnas HAM dan meminta perlindungan hukum terhadap peristiwa ini," tegasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved