Breaking News:

Update Covid19 Sumut 4 November 2020

Positif Covid-19, Tiga Orang Pegawai Dinas Sosial Sumatra Utara Diisolasi

Sebanyak 96 staf dan pegawai di lingkungan Dinsos Provsu mengikuti tes swab massal yang terdiri dari ASN, Security hingga cleaning service.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Royandi Hutasoit
Tribun-Medan/HO
Pegawai Dinas Provinsi Sumatera Utara saat melakukan tes swab di Kantor Dinsos Sumatera Utara Jalan Sampul Medan Petisah, Senin (26/10/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara melakukan tes swab massal usai satu orang pegawai meninggal dunia akibat Covid-19  pada Senin (26/10/2020).

Sebanyak 96 staf dan pegawai di lingkungan Dinsos Provsu mengikuti tes swab massal yang terdiri dari ASN, Security hingga cleaning service.

Sekretaris Dinas Sosial Sumatera Utara, Chairin saat dihubungi mengatakan berdasarkan surat keterangan dari Dinas Kesehatan sebanyak tiga orang pegawai Dinas Sosial Provsu terkonfirmasi positif Covid-19.

"Hasil swabnya sudah keluar dari Dinas Kesehatan. Keterangan resminya ada 3 pegawai kita yang positif Covid-19," ujar Chairin saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2020).

Dikatakannya, tiga orang pegawai tersebut dalam kondisi sehat sehingga melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari.

"Untuk tiga orang pegawai yang positif Covid-19 tersebut mereka langsung diisolasi di rumahnya masing-masing selama dua Minggu," terangnya Chairin.

Sementara untuk operasional di lingkungan kantor Dinas Sosial Provinsi Sumut, Chairin mengatakan tidak dilakukan lockdown ataupun penutupan aktivitas secara penuh.

"Semalam kantor Dinsos Sumut telah disemprotkan disenfektan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Namun untuk langkah sampai menerapkan lockdown ataupun lainnya masih menunggu kebijakan dari Kepala Dinas Sosial Sumut," katanya.

Sementara itu, Chairin mengatakan terdapat pengurangan jumlah pegawai yang bekerja dari kantor yakni yang semula berdasarkan Perwal sebanyak 40 persen dikurangi menjadi 10 persen

"Untuk sampai saat ini kami masih beraktivitas dengan sistem piket dan yang bekerja hanya 10 persen dari keseluruhan pegawai," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved