Breaking News:

Bukan Lock Down, Pemkot Medan Cegah Covid-19 dengan Perwal Nomor 27 Tahun 2020

Mlalui perwal ini, masyarakat dapat melaksanakan aktivitas seperti biasa, namun tetap mengikuti protokol kesehatan dengan baik guna mencegah penular.

Dok. Humas Pemkot Medan
Suasana sosialisasi Perwal Nomor 27 Tahun 2020 di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Gedung TP PKK Kota Medan, Jalan Rotan Medan, Rabu (4/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Medan tidak menerapkan lock down maupun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam menyikapi Covid-19.

Sebagai solusinya, diterbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Kota Medan Nomor 27 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Hal itu disampaikan Camat Medan Area Hendra Asmilan ketika menyosialisasikan Perwal tersebut di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Gedung Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Medan, Jalan Rotan Medan, Rabu (4/11/2020).

Hendra berharap, melalui perwal ini, masyarakat dapat melaksanakan aktivitas seperti biasa, namun tetap mengikuti protokol kesehatan dengan baik guna mencegah penularan Covid-19 di Kota Medan.

"Terlebih sampai sekarang ini, belum ada obat untuk mengatasi Covid-19," kata Hendra seperti dalam keterangan tertulisnya.

Dalam sosialisasi yang diikuti jajaran Kecamatan Medan Area itu, Hendra berharap, semua pihak dapat melaksanakan protokol kesehatan.

Adapun protokol kesehatan yang dimaksud Hendra, yakni mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, memakai masker serta menjaga jarak.

Selanjutnya, Hendra terus menjelaskan, dalam melakukan kegiatan selama masa Covid-19, jajaran Kecamatan Medan Area selalu berkoordinasi bersama lintas terkait,

"Kami selalu berkoordinasi dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Komando Rayon Militer (Koramil), dan Kepolisian Sektor (Polsek)," tuturnya.

Hendra menambahkan, selama melakukan kegiatan, ia dan lintas terkait juga selalu menjalankan protokol kesehatan.

Pada kesempatan itu, Hendra mengatakan akan memberikan tindakan tegas kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Mutia Nimpar berharap agar masyarakat bisa bekerja sama untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Jika semua mau bekerja sama untuk menerapkan protokol kesehatan ini, Insha Allah Covid-19 ini akan segera berakhir," tuturnya.

Penulis: Maria Arimbi Haryas Prabawanti
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved