Breaking News:

Pilkada Binjai

KPU Binjai Gencarkan Sosialisasi pada Kaum Milenial

Kaum milenial atau pemilih muda jadi pemilih potensial pada Pilkada Binjai 2020.

Tribun-Medan.com/Dedy Kurniawan
KPU Binjai 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Kaum milenial atau pemilih muda jadi pemilih potensial pada Pilkada Binjai 2020.

Komisi Pemilihan Umum Kota Binjai pun terus melakukan sosialisasi bersama sejumlah kelompok milenial, Jumat (6/11/2020).

KPU mengajak Jaka Dara, Generasi Berencana, Kumpulan Podcast dan Himpunan Mahasiswa Islam Kota Binjai membahas tahapan Pilkada Binjai 2020.

Komisioner Divisi Sosialisasi, Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat KPU Binjai menjelaskan bahwa pilkada tinggal hitungan sebulan.

"Simpul-simpul kalangan milenial ini kami harapkan dapat menyampaikan kepada teman-teman dan keluarga untuk mengingatkan serta mengajak untuk ke TPS pada 9 Desember 2020," kata dia.

Sejumlah hal baru di TPS saat Pilkada juga dijelaskan, seperti jadwal memilih yang diumumkan untuk masing-masing pemilih.

Robby mengatakan, setiap pemilih punya waktu khusus, demi dilakukan untuk menghindari TPS akan menjadi klaster baru menghindar kerumunan.

KPU menghadirkan akademisi USU Hatta Ridho yang menyampaikan materi tentang urgensi Pemilu Kota Binjai 2020.

Hatta menjelaskan sejumlah alasan mengapa Pilkada tetap harus dilaksanakan di tengah Pandemi Covid-19.

"KPU sebagai penyelenggara tetap melaksanakan karena tidak ada pihak manapun yang dapat memberi kepastian kapan Covid-19 akan berakhir. Kemudian pemerintah tidak mengizinkan 270 daerah dipimpin oleh pelaksana tugas dalam waktu bersamaan karena pelayanan publik tidak akan optimal," kata dia.

Hatta juga menjelaskan hak pilih ini warga negara sebagai hak istimewa. Dia menilai memilih juga untuk menaikan indeks demokrasi Indonesia.

"Indeks demokrasi Indonesia tahun 2019 berada di angka 74,92 persen, dan ini kategori sedang. Di dunia, Indonesia menempati peringkat 65," paparnya.

"Proses demokrasi pemilih kepala daerah untuk menuju perubahan yang lebih baik. Masyarakat memilih pemimpin dianggap mampu menyelesaikan sejumlah masalah di Binjai. Pemilihan untuk melahirkan kepala daerah yang berkualitas," pungkasnya.

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved