Breaking News:

Bikin Macet dan Mengganggu Ketertiban Umum, Camat Medan Deli Tertibkan Para PKL

Kegiatan para PK5 telah mengganggu ketertiban umum dan menyebabkan kemacetan.

DOK. HUMAS PEMKOT MEDAN
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan para pedagang kaki lima (PK5) di Kecamatan Medan Deli karena menyalahi aturan untuk tidak berjualan di atas parit dan di bahu jalan (trotoar). 

TIBUN-MEDAN.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat memberikan sosialisasi sekaligus mengimbau kepada seluruh pedagang kaki lima (PK5) di kota tersebut untuk mematuhi aturan tidak berjualan di atas parit dan di bahu jalan (trotoar), Jumat (6/11/2020).

Adapun salah satu lokasi penertiban berada di Kecamatan Medan Deli. Dalam rilis resmi yang diterima Tribun News Medan, Sabtu (7/11/2020), Camat Medan Deli Fery Suheri mengatakan bahwa kegiatan para PK5 telah mengganggu ketertiban umum dan menyebabkan kemacetan.

Itu dikarenakan para pedagang itu berjualan di badan jalan dan berada di atas parit yang merupakan trotoar bagi pejalan kaki.

Hal ini pun jelas menyalahi aturan. Apalagi, pihak Kecamatan Medan Deli sudah berulang-ulang menyurati para pedagang tersebut, tapi tidak diindahkan.

Oleh sebab itu, tambah Fery, pihaknya meminta bantuan kepada Satpol PP Kota Medan untuk menertibkan PK5 tersebut.

Penertiban dilakukan karena jalan di daerah tersebut sempit dan pedagang banyak berjualan di bahu jalan.

"Jadi, kami meminta bantuan kepada Satpol PP Kota Medan untuk menertibkan. Sebab, kalau tidak dilakukan, kondisi jalan apalagi pada siang dan sore macet," ungkap Fery.

Di sisi lain, Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rakhmat Adi Syahputra Harahap berharap, kegiatan penertiban yang dilakukan dapat  membuat Kota Medan menjadi lebih rapi dan lebih estetis. Sebab, pada akhirnya, itu pula yang akan membuat masyarakat Medan merasa lebih nyaman.

Sebelum melakukan sosialisasi dan imbauan kepada para PK5, puluhan personil Satpol PP Kota Medan terlebih dahulu berkumpul di Kantor Lurah Tanjung Mulia Hilir yang berada di Jalan Kawat No 7, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli.

Khusus di Jalan Pematang Pasir, penertiban belum bisa dilakukan karena terjadi sedikit miskomunikasi. Karenanya, sejauh ini baru sekadar sosialisasi.

“Seharusnya penertiban dilakukan menggunakan alat berat. Sebab, kalau kami lakukan manual tidak selesai dan ditakutkan akan menimbulkan masalah baru. Jadi, kami menjadwalkan kembali secepatnya untuk melakukan penertiban di jalan tersebut," jelas Rakhmat.

Penulis: Hotria Mariana
Editor: Agung Dwi Ertata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved