Breaking News:

PSMS Medan

Tak Ada Latihan, Manajemen PSMS Akan Ajak Pemain Duduk Bersama

Menurut surat PSSI kemarin, liga akan bergulir pada Februari 2021 mendatang. Begitupun, manajemen PSMS Medan tetap menunggu izin dari kepolisian.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Asisten pelatih PSMS Medan Ansyari Lubis (tengah) memberikan arahan saat memimpin latihan di Kebun Bunga, Medan, Rabu (21/10/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ditundanya Liga 2 menjadi bulan Februari 2021 membuat manajemen PSMS Medan meliburkan para pemain. Mengenai gaji, sampai saat ini pihak manajemen masih memberlakukan gaji sebesar 40 persen di mana 15 persen merupakan uang transport.

"Untuk bulan Desember kita belum tahu apakah masih 40 persen atau sudah menjadi 25 persen. Mengingat para pemain sekarang tidak latihan dan melakukan latihan mandiri," kata Manajer PSMS Medan, Mulyadi Simatupang, Sabtu (7/11/2020).

Mulyadi mengaku, pada hari Senin besok, PSSI akan melakukan rapat dengan APPI dan pihak manajemen akan menunggu hasil dari rapat tersebut.

"Begitu surat diterima, kami akan undang pemain, untuk menunjukkan surat tersebut. Sebelum ke situ, kita minta ketegasan dari PSSI untuk izin dari Polri. Jangan kena angin surga lagi," katanya.

Menurut surat PSSI kemarin, liga akan bergulir pada Februari 2021 mendatang. Begitupun, manajemen PSMS Medan tetap menunggu izin dari pihak kepolisian. "Kalau itu sudah dapat, baru enak kita dan pelatih. Sudah bisa menentukan program buat pemain," kata Mulyadi.

Baca juga: Kompetisi Liga 2 Bergulir Februari 2021, PSMS Bakal Fokuskan TC Penuh Mulai Januari

Kalau sekarang, katanya, pelatih belum bisa menentukan program latihan karena Liga 2 bergulir pada Februari 2021.

"Selasa sudah terima surat. Kta akan undang wartawan dengan pemain yang ada. Apa yang mau kita buat. Kita tidak bisa memaksakan pemain. Ini situasi tidak diinginkan. Kita mau sharing. Bagaimana menurut kalian, apa yang mau kita buat," ujarnya.

Sementara itu, Sekum PSMS Medan Julius Raja menyatakan kalau berbicara tentang pemain kasihan, lebih kasihan lagi para wasit. "Kasihan memang, cuma lebih kasihan lagi para wasit. Mereka tidak ada gaji, mereka hanya bergaji saat pertandingan berjalan. Sementara pemain masih digaji meskipun sebesar 25 persen," ujarnya.

Begitupun, katanya, pihaknya akan berkomunikasi dengan pemain agar kekompakan di skuat PSMS Medan tetap terjaga.(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved