Breaking News:

Pelaku Rudapaksa Siswi SMK Ditangkap

Inilah Temuan Polres Toba di Dua Lokasi Rudapaksa Siswi SMK di Laguboti, Ada CD dengan Bercak Darah

Rudapaksa terhadap seorang siswi SMK berinisial FS di kawasan Laguboti terjadi di dua lokasi, yakni rumah keluarga pelaku DH (24) dan di sekolahan

Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi
Kapolres Toba AKBP Akala FJ menuturkan terkait kasus rudapaksa yang dialami oleh korban FS pada paparan di Mapolres Toba pada Selasa (10/11/2020) 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Rudapaksa terhadap seorang siswi SMK berinisial FS di kawasan Laguboti terjadi di dua lokasi, yakni rumah keluarga pelaku DH (24) dan di sebuah gedung SD Negeri di kawasan Laguboti.

Kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti atas tindakan bejat keempat tersangka yakni DH (24), AS (22), RN (20), dan RS (24).

Barang bukti yang diamankan antara lain, satu helai kaos lengan pendek berwarna merah, satu helai jaket berwarna pink, satu helai celana jeans berwarna biru muda dan bercak darah, serta satu helai celana dalam (CD) berwarna krem dengan bercak darah.

"Ini untuk barang bukti, ada pakaian-pakaian korban; ada celana, ada jaket, celana dalam yang ada bekas darah yang keluar dari alat kelamin si korban," ungkap Kapolres Toba AKBP Akala FJ saat paparan di Mapolres Toba, Selasa (10/11/2020).

Keempat tersangka berada di Mapolres Toba pada Selasa (10/11/2020) saat digelar paparan kasus pencabulan terhadap seorang perempuan di bawah umur. 
Keempat tersangka berada di Mapolres Toba pada Selasa (10/11/2020) saat digelar paparan kasus pencabulan terhadap seorang perempuan di bawah umur.  (MAURITS PARDOSI / TRIBUN MEDAN)

Pihak kepolisian juga sudah melakukan visum terkait kasus tersebut.

"Untuk visum, sudah kita lakukan," sambungnya.

Ia menyampaikan bahwa tersangka pada lokasi yang pertama dan kedua tidak memiliki hubungan atau perkenalan.

"Untuk LP yang pertama dan kedua, korbannya sama. Tidak ada hubungan apa-apa, kebetulan bertemu di lokasi, jalan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Kapolres Toba AKBP Akala FJ menyampaikan perihal ancaman pidana yang akan dikenakan pada keempat tersangka.

Bagi tersangka DH, ancaman pidana yang diberikan yakni pidana hukuman penjara selama paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.

"Pasal yang dilanggar adalah Pasal 81 ayat 1 jo Pasal 76 D subs Pasal 82 ayat 1 jo Pasal 76 E Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016," ungkapnya.

Sementara tiga tersangka lainnya yang menjadi pelaku rudapaksa di gedung SD Negeri di kawasan Laguboti tersebut akan dikenakan hukuman penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 15 tahun ditambah sepertiga dari ancaman pidana karena dilakukan lebih dari satu orang secara bersama-sama.

"Pasal yang dilanggar adalah Pasal yang dilanggar adalah Pasal 81 ayat 1 jo., Pasal 76 D subs Pasal 82 ayat 1 jo., Pasal 76 E Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016," ungkapnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved