Breaking News:

Kisruh Utang 6 Tahun Silam, Cawabup Simalungun Rospita Sitorus Dilaporkan ke Polda

Calon Wakil Bupati Simalungun Nomor Urut 4, Rospita Sitorus mendapat jalan terjal menjelang pencoblosan 9 Desember 2020 mendatang.

Tribun-Medan.com/Alija Magribi
Kuasa hukum Rospita Sitorus, Ramadin Turnip SH menjelaskan kasus yang dialami kliennya terkait utang piutang dan pencemaran nama baik, di Siantar, Rabu (11/11/2020) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Calon Wakil Bupati Simalungun Nomor Urut 4, Rospita Sitorus mendapat jalan terjal menjelang pencoblosan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Rospita Sitorus dilaporkan ke Polda Sumut terkait utang piutang enam tahun silam.

Laporan tersebut dilayangkan oleh Berlian Sinaga, melalui kuasa hukumnya, Tumpal Sinaga, SH.

Rospita dianggap menggelapkan uang Rp 100 juta yang dipinjam pada 21 Maret 2014 lalu untuk mencaonkan diri sebagai Anggota DPRD Simalungun periode 2014-2019.

"Mana buktinya (Rospita Sitorus) sudah mengembalikan uangnya? Kalau buktinya ada kan, bisa ditunjukkan. Suaminya janji bulan September 2020 kemarin dibayar. Saat bulan Oktober 2020 kutanya, katanya ketemu di pengadilan aja (menantang)," ujar Berlian.

Berangkat dari situlah Berlian, melalui Tumpal Sinaga melapor ke Polda Sumut.

Dalam laporan ke Polda Sumut, ujar Tumpal, nantinya penyidik akan menguji unsur hukum dan bukti-bukti yang mereka miliki.

"Kita akan melihat unsur pidananya. Sejak adanya pinjaman uang, jatuh tempo, tidak ada pernyataan permohonan pernyataan pengunduran pembayaran, hingga somasi, maka layak unsur Pasal 378 KUHPidana," ujar Tumpal.

Tumpal menyatakan laporan mereka ke Polda Sumut tidak ada unsur politis.

Halaman
123
Penulis: Alija Magribi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved