Breaking News:

TRIBUN-MEDAN-WIKI: Kampung Ulos di Samosir, Orang Tua hingga Anak-anak Berprofesi Penenun Ulos

Di kampung itu, semua warganya merupakan penenun ulos dan menggantungkan penghasilan dari menjual ulos.

Tribun-Medan.com/Aqmarul Akhyar
Seorang warga Kampung Ulos di Desa Lumban Suhi-Suhi, Kabupaten Samosir, sedang menenun ulos, Kamis (12/11/2020). 

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com – Tak hanya pemandangan Danau Toba saja yang menjadi destinasi wisata unik di Sumatera Utara.

Ada satu kampung di pinggiran Danau Toba, Kabupaten Samosir, yang kerap menjadi lokasi kunjungan wisatawan.

Di kampung itu, semua warganya merupakan penenun ulos dan menggantungkan penghasilan dari menjual ulos.

Tak heran, kawasan itu disebut sebagai Kampung Ulos.

Sebutan Kampung Ulos sudah melekat sejak nenek-moyang mereka tinggal di kampung yang terletak di Desa Lumban Suhi-Suhi tersebut.

Sebutan itu tak lain untuk menunjukkan suatu eksistensi kampung yang sebenarnya memiliki nama asli Hutaraja.

Ini merupakan kampung pertama di Kabupaten Samosir yang disebut Kampung Ulos.

Meskipun, di Kabupaten Samosir sebenarnya banyak kampung yang masyarakatnya sebagai penenun ulos sehari-harinya.

“Jadi dari dulu, masyarakat di sini sudah menenun ulos. Bahkan biaya sekolahnya dari hasil menenun ulos,” ujar Kepala Desa Lumban Suhi–Suhi, Raja Simarmata kepada wartawan Tribun-Medan.com, Kamis (12/11/2020).

Seorang anak Kampung Ulos sedang menenun ulos di Desa Lumban Suhi-Suhi, Kabupaten Samosir, Kamis (12/11/2020).
Seorang anak Kampung Ulos sedang menenun ulos di Desa Lumban Suhi-Suhi, Kabupaten Samosir, Kamis (12/11/2020). (Tribun-Medan.com/Aqmarul Akhyar)
Halaman
123
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved