Breaking News:

Penanganan Covid

Cuci Tangan Bisa Merusak Kulit? Ini Tips Aman Cuci Tangan Tanpa Iritasi

Mencuci tangan dengan sabun menjadi kewajiban penting masyarakat untuk memutuskan media penyebaran virus melalui tangan.

TRIBUN-MEDAN.com/Kartika Sari
Penggunaan cuci tangan tanpa sentuh produksi BBPLK Medan oleh warga dengan hanya menginjak pedal tanpa menyentuh keran air. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mencuci tangan dengan sabun menjadi kewajiban penting masyarakat untuk memutuskan media penyebaran virus melalui tangan.

Dokter spesialis kulit dan kelamin RS Siloam, Medan, dr Joice Sonya Gani Panjaitan, SpKK, mengungkapkan bahwa saat melakukan cuci tangan, masyarakat perlu memperhatikan kandungan di dalam sabun.

"Sebenarnya sabun itu sendiri bisa sebabkan iritasi. Kita bicara di masa pandemi saat ini kita harus sering cuci tangan. Kulit normal aja sering cuci tangan bisa jadi kering, apalagi yang sekarang.

Jadi kalau kandungan yang aman ini, sabun yang mengandung pelembab dengan bebas asam lemak, mengandung ceramide, asam amino jadi itu lumayan aman untuk digunakan ke kulit," ungkap Joice kepada Tribun-Medan.com, Jumat (13/11/2020).

Joice juga mengingatkan bagi masyarakat yang memiliki kulit cenderung sensitif, disarankan untuk membawa sabun cuci tangan dari rumah untuk menghindari adanya potensi iritasi pada kulit.

Selain itu, menurut analisis Joice, iritasi kulit juga dapat terjadi lantaran cuci tangan yang terlalu sering, terlebih bagi kulit sensitif.

"Yang menjadi masalah itu karena keseringan kita mencuci tangan. Kalau kondisi kita hanya cuci tangan sebelum dan sesudah makan. Sekarang mau mau pegang sesuatu aja wajib cuci tangan, minimal hand sanitizer," tuturnya.

Menurut anjuran dari WHO, cuci tangan di air mengalir ini perlu membutuhkan waktu selama 20 detik.

Namun, Joice menuturkan bahwa selama 20 detik, masyarakat perlu memperhatikan teknik mencuci tangan sesuai dengan kondisi kulit.

"Perlakuan kita dalam mencuci tangan ini begitu penting. Itu sesuai dengan keadaan tangan kita, misalnya yang alergian atau sensitif. Jadi perlu ada perhatian khusus setelah cuci tangan agar kulit tangan tidak kering, gatal, ataupun bersisik, misalnya gunakan pelembab agar tetap menjaga hidrasi pada kulit.," ujar Joice.

Joice juga memberikan tips-tips aman dalam langkah mencuci tangan seperti pemilihan sabun cuci tangan baik masyarakat yang memiliki kondisi khusus pada kulitnya.

"Mencuci tangan kan tetap menggunakan air yang mengalir, kemudian sabun yang kita gunakan disesuaikan dengan kondisi kulit. Misalnya seseorang menderita penyakit kulit seperti alergi, jadi dia harus menggunakan sabun yang tidak membuat iritasi di kulitnya sendiri.

Kemudian cuci tangan sesuai dengan ketentuan WHO. Nah yang paling penting pada saat mengeringkan tangan harus sampai ke sela-sela jari yang harus benar-benar kering. Sesudah kering barulah kita pakai pelembab sebagai tambahan," pungkas Joice.

(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved