Breaking News:

KEBAKARAN di Tigabinanga Karo, Empat Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah

Kebakaran terjadi di Desa Kutabangun, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, pada Jumat (13/11/2020).

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / HO
Personel pemadam kebakaran dibantu personel Polsek dan Koramil, melakukan pemadaman empat rumah yang ludes dilalap si jago merah, di Desa Kutabangun, Kecamatan Tigabinanga, Jumat (13/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, TIGABINANGA - Kebakaran terjadi di Desa Kutabangun, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, pada Jumat (13/11/2020).

Akibat peristiwa ini empat rumah semipermanen ludes dilalap si jago merah.

Menurut keterangan dari Kapolsek Tigabinanga Iptu Bengkel Ginting, diwakili Kasubbag Humas Polres Tanah Karo Iptu M Syahril pihaknya mendapatkan informasi kebakaran ini dari warga sekira pukul 09.00 WIB pagi tadi.

Setelah mendapatkan informasi kejadian ini pihak Polsek Tigabinanga langsung terjun ke lokasi untuk melihat lokasi kebakaran.

"Benar tadi terjadi kebakaran di Desa Kutabangun, Kecamatan Tigabinanga sekira pukul 09.00 WIB," ujar Syahril.

Syahril menjelaskan, adapun pemilik dari keempat rumah yang terbakar ini yaitu Rukiah br Ginting (50), Rinal Tarigan (35), Tukar Sembiring (65), dan Paris Sembiring (45).

Dirinya menyebutkan, menurut keterangan dari salah satu saksi yang melihat peristiwa kebakaran ini Vera Tarigan, awalnya api berasal pertama kali dari rumah Rukia.

"Awalnya, seorang saksi bernama Vera Tarigan melihat api muncul pertama kali dari rumah salah satu korban yaitu Rukiah. Selanjutnya, karena memang kondisi alam dan juga bangunan yang banyak mengandung bahan yang mudah terbakar api cukup cepat merembet ke rumah lainnya," ucapnya.

Dirinya mengungkapkan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat pihaknya dan tim dari Pemadam Kebakaran yang berjaga di Kecamatan Tigabinanga langsung menuju ke lokasi tersebut.

Proses pemadaman api ini berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam.

Lebih lanjut, Syahril menjelaskan dalam proses pemadaman ini dikerahkan dua unit mobil pemadam dan dua unit mobil pengangkut air milik warga.

Selain dilakukan oleh petugas pemadam, proses penjinakan api juga dibantu oleh personel Polsek Tigabinanga, dan juga masyarakat sekitar.

"Proses pemadaman dilakukan oleh personel pemadam kebakaran yang menerjunkan dua unit mobil pemadam. Kemudaian, dibantu juga dari personel Polsek dan masyarakat sekitar. Sekira pukul 10.30 WIB api berhasil dipadamkan," ungkapnya.

Kita ditanya perihal dugaan sementara terjadinya kebakaran ini, dirinya mengatakan sampai saat ini pihaknya menduga jika api bermula dari korsleting listrik.

Dari peristiwa kebakaran ini, diketahui tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah hingga mencapai satu miliar rupiah.

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved